Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

Bangun Santoso

Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:57 WIB
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
Aksi demo mahasiswa di Mabes Polri, Jumat (27/2/2026). (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Aliansi BEM UI, UPNVJ, dan PNJ berunjuk rasa di Mabes Polri menuntut reformasi total kepolisian.
  • Mahasiswa kecewa lantaran Kapolri tidak menemui massa aksi untuk menerima aspirasi tuntutan mereka.
  • Aksi ini menuntut pencopotan petinggi Polri dan penegakan hukuman berat bagi anggota yang terlibat pelanggaran.

Suara.com - Aliansi mahasiswa yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), dan BEM Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menyampaikan hasil aksi demo hari ini.

Aksi unjuk rasa yang di gelar di depan Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada bulan suci Ramadan ini dengan membawa tagar #AparatKeparat.

Mahasiswa menuntut reformasi total di tubuh institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan mendesak pencopotan sejumlah petinggi Polri.

Ketua BEM UI beserta perwakilan mahasiswa lainnya menyatakan kekecewaannya karena pihak Kapolri, tidak menemui massa aksi untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

"Rekan-rekan media sekalian, pada hari ini kami massa aksi tidak dapat menemui Kapolri, bahkan sedikitpun. Kami dikecewakan sekali lagi. Aspirasi-aspirasi yang kami suarakan tidak lagi didengar oleh mereka," ujar Ketua BEM UI, Yatalathof, pada Jumat (27/2/2026) sore.

Meski gagal menemui Kapolri, perwakilan mahasiswa dari UI dan UPNVTJ, Yatalathof, Benaya, dan Leonard, menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti.

Mereka mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang jauh lebih besar jika tuntutan mereka tetap diabaikan.

"Maka pada hari ini, kami akan kembali pada esok hari dalam kekuatan-kekuatan yang lebih besar, dalam aksi-aksi yang lebih besar, dan lebih masif. Kami akan bertransformasi menjadi kekuatan yang lebih kuat," tegas mereka.

Penyampaian tersebut diakhiri dengan teriakan lantang "Hidup Mahasiswa" dan "Lawan Imunitas" sebagai bentuk protes terhadap apa yang mereka sebut sebagai budaya impunitas di tubuh aparat penegak hukum.

baca juga

Adapun lima tuntutan yang dibawa Mahasiswa hari ini adalah:

Pertama, mendesak penjatuhan hukuman pidana yang seberat berathya kepada polisi pembunuh siswa MTsN 1 Maluku Tenggara berinisial AT (14) oleh anggota Brimob, Bripda Mesias Siahaya.

Kedua, mendesak pencopotan listyo sigit Prabowo dari jabatan KAPOLRI dan dadang hartanto dari jabatan KAPOLDA Maluku.

Ketiga, menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi

Keempat, menuntut penegakan batasan kewenangan dan penarikan POLRI dari Jabatan sipil.

Kelima, menuntut hasil konkret Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan Instrumental dari komisi percepatan Reformasi Polri. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri

Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:19 WIB

Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi

Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:59 WIB

Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan

Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:42 WIB

Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri

Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:19 WIB

Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis

Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:24 WIB

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:21 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional

Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:25 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×