Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji

Erick Tanjung | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 27 Februari 2026 | 19:50 WIB
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar. [Suara.com/Hiskia]
  • Uceng tegaskan forum dengan Natalius Pigai ajang tagih akuntabilitas kinerja HAM.
  • Guru Besar UGM desak Menteri HAM berikan pertanggungjawaban publik soal penegakan HAM.
  • Zainal Arifin Mochtar ingin tagih janji pemerintah melalui diskusi terbuka dengan Pigai.

Suara.com - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar, menegaskan bahwa rencana forum bersama Menteri HAM Natalius Pigai bukanlah ajang debat semata. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai ruang untuk menagih akuntabilitas kinerja penegakan HAM pemerintah dalam dua tahun terakhir.

Rencana pertemuan antara pria yang akrab disapa Uceng dengan Menteri HAM Natalius Pigai ini bermula dari aksi saling balas cuitan di media sosial X terkait klaim pemahaman dan praktik penegakan HAM di Indonesia. Uceng menilai catatan penegakan HAM di tanah air belakangan ini memburuk dan perlu dijelaskan secara transparan kepada publik.

"Lagipula menurut saya ini bukan debat. Catatan penegakan HAM Republik ini agak buruk dan berantakan sekali dalam dua tahun belakangan," ujar Uceng saat ditemui di Fakultas Hukum UGM, Jumat (27/2/2026).

"Menurut saya bagus jika beliau (Pigai) bersedia datang, supaya forum ini menjadi semacam pertanggungjawaban terhadap hasil kerjanya," tambahnya.

Dosen Departemen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UGM ini berharap diskusi tersebut menjadi ruang akuntabilitas nyata, bukan sekadar perdebatan konseptual sebagaimana lazimnya diskursus di lingkungan akademik.

"Saya berharap ini bukan debat teoretis. Kalau urusan teori, biarkan di kampus saja," ucapnya.

Uceng mengungkapkan bahwa selama ini ia cenderung menolak undangan debat di berbagai forum televisi. Namun kali ini, ia merasa perlu mengambil peran guna memastikan penanganan berbagai isu HAM tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat luas. Menurutnya, publik sudah jenuh dengan jargon-jargon normatif yang kerap dilontarkan para pemangku kebijakan.

"Publik harus diajari bahwa dalam demokrasi, seorang pejabat publik itu tidak boleh menjawab kritik hanya dengan jargon," tegasnya.

Ia menilai dalam sistem demokrasi, pejabat tidak boleh berlindung di balik kalimat-kalimat penenang tanpa bukti implementasi yang nyata.

"Kalimat seperti 'negara pasti melakukan yang terbaik' itu jargon masa kampanye. Yang paling penting sebenarnya adalah apa yang telah dilakukan selama dua tahun masa kerja ini," imbuh Uceng.

Uceng bahkan menyatakan kesediaannya hadir sebagai bentuk komitmen pribadi untuk menagih tanggung jawab pemerintah.

"Saya mewakafkan waktu saya untuk menagih itu. Saya sebenarnya tidak suka debat, tapi lelah jika hanya beradu argumen di Twitter (X), jadi lebih baik langsung saja," tandasnya.

Terkait lokasi dan penyelenggara, Uceng mengungkapkan banyak tawaran yang masuk, mulai dari stasiun televisi hingga platform digital dan pusat studi. Ia membuka kemungkinan forum tersebut digelar di mana saja, dengan syarat disiarkan secara terbuka dan dapat diakses luas oleh publik.

Hingga saat ini, Uceng mengaku belum menerima undangan formal dari Kementerian HAM maupun respons resmi dari Natalius Pigai terkait teknis penyelenggaraan forum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV

Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:25 WIB

Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai

Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 06:17 WIB

Wamen HAM Mugiyanto: Oknum Brimob Aniaya Anak Hingga Tewas Pelanggaran HAM

Wamen HAM Mugiyanto: Oknum Brimob Aniaya Anak Hingga Tewas Pelanggaran HAM

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 12:10 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB