Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:49 WIB
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United (Dok. Satgas PKH)
baca 10 detik
  • Satgas PKH menyegel tambang nikel PT Mineral Trobos milik David Glen Oei di Maluku Utara karena dugaan penambangan ilegal.
  • Penindakan tegas ini dilakukan pada Jumat (27/2/2026) sebagai upaya pemerintah menertibkan penyalahgunaan kawasan hutan.
  • Satgas PKH memiliki wewenang menguasai kembali aset negara berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025.

Suara.com - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) secara resmi melakukan tindakan penyegelan terhadap area operasional tambang nikel milik PT Mineral Trobos di Maluku Utara.

Perusahaan tambang tersebut diketahui merupakan milik pengusaha David Glen Oei, yang juga dikenal luas sebagai bos klub sepak bola nasional, Malut United.

Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, membenarkan adanya upaya penindakan tegas terhadap aktivitas penambangan yang diduga dilakukan secara ilegal tersebut.

Penertiban ini dipicu oleh adanya dugaan kuat praktik penambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin yang sah dari otoritas terkait.

Barita menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya masif pemerintah dalam menertibkan penyalahgunaan kawasan hutan di seluruh penjuru Indonesia.

"Tim Satgas sedang bekerja melakukan penertiban atas pengolahan kawasan hutan secara ilegal atau tidak sah di seluruh kawasan hutan Indonesia, termasuk di Maluku Utara," kata Barita saat dikonfirmasi pada Jumat (27/2/2026).

Ia juga memaparkan bahwa Satgas PKH memiliki wewenang untuk melakukan penguasaan kembali lahan, penagihan denda administratif, hingga pemulihan aset negara.

Proses penguasaan kembali aset negara tersebut ditandai secara fisik dengan pemasangan plang pertanda di lokasi operasional perusahaan.

"Penguasaan kembali dalam praktiknya dilakukan dengan pemasangan plang pertanda penguasaan telah dilakukan oleh negara melalui satgas," tegas Barita.

baca juga

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas PKH berlandaskan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

Barita menjamin bahwa setiap proses verifikasi pelanggaran di lapangan saat ini dilakukan dengan sistem yang terukur, akuntabel, serta transparan.

"Saat ini, seluruh verifikasi atas dugaan pelanggaran kawasan hutan sedang gencar dilakukan Tim Satgas di lapangan," jelas dia.

Tindakan represif ini bertujuan untuk menjaga dan melindungi setiap kegiatan usaha yang berjalan secara legal di atas kawasan hutan Indonesia.

"Tindakan penertiban sebagai bagian dari kewenangan Satgas pasti akan dilakukan dengan cermat, hati-hati dan profesional," jelas dia.

Sebagai informasi tambahan, David Glen Oei selaku pemilik perusahaan sebelumnya sempat terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan tercatat pernah melakukan pemeriksaan terhadap David Glen Oei guna mendalami kasus yang melibatkan petinggi daerah tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia

Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:11 WIB

Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning

Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 10:28 WIB

Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!

Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 06:05 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×