- Presiden Prabowo Subianto akan memimpin upacara pemakaman militer Wapres Ke-6 Try Sutrisno di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
- Try Sutrisno, Wapres masa Orde Baru, wafat pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin pagi.
- Mendiang meninggalkan warisan penting mengenai konsistensi menjaga UUD 1945, Pancasila, dan persatuan nasional Indonesia.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan memimpin upacara pemakaman secara militer Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
Prosesi ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara terhadap mendiang yang telah mengabdikan hidupnya untuk kedaulatan NKRI.
Kepastian mengenai kehadiran Kepala Negara tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat menghadiri shalat jenazah di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Senin.
Prasetyo menegaskan bahwa almarhum akan dimakamkan melalui upacara kenegaraan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Insya Allah (pimpin upacara pemakaman), mohon doanya," kata Prasetyo.
Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara juga telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh penanganan terbaik telah diberikan, mulai dari masa perawatan almarhum hingga dinyatakan wafat pada Senin pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo menyampaikan bahwa sosok Try Sutrisno meninggalkan warisan teladan yang sangat penting bagi seluruh elemen bangsa Indonesia.
Hal ini terutama berkaitan dengan konsistensi almarhum dalam menjaga nilai-nilai konstitusi serta mempererat persatuan nasional di tengah keberagaman.
Semasa hidupnya, tokoh militer senior ini dikenal kerap memberikan pesan mendalam agar generasi penerus bangsa senantiasa menjaga Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
Almarhum juga menekankan pentingnya persatuan dalam mengisi kemerdekaan, mengingat tantangan zaman yang dihadapi Indonesia ke depan tidaklah mudah.
"Beliau telah memberikan teladan kepada seluruh bangsa Indonesia bagaimana mencintai negara kita," ujarnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden RI, menyatakan bahwa Try Sutrisno merupakan salah satu putra terbaik bangsa.
Rekam jejaknya menunjukkan pengabdian tanpa henti yang didedikasikan sepenuhnya untuk kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wakil Presiden Ke-6 pada masa pemerintahan Presiden Ke-2 RI Soeharto, mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis di RSPAD Jakarta pada Senin pagi.
Almarhum wafat pada usia 90 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan rakyat Indonesia.
"Berkaitan dengan informasi berpulangnya Wakil Presiden Ke-6 Bapak Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, tentunya kita merasakan dukacita yang sangat mendalam. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang telah mengabdikan diri, mendarmabaktikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara," kata Mensesneg kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Prasetyo kemudian mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Mari kita panjatkan doa supaya Beliau diampuni segala dosa dan kesalahan, diterima segala amal perbuatan dan apalagi Beliau dipanggil menghadap Allah SWT pada bulan yang suci, bulan Ramadhan," kata Prasetyo.
Lebih lanjut, Prasetyo mengingatkan kembali agar nilai-nilai keteladanan yang telah dicontohkan oleh mendiang Try Sutrisno dapat dilanjutkan oleh generasi muda.
Hal ini penting agar semangat pengabdian almarhum tetap hidup dalam sanubari generasi penerus bangsa.
"Marilah kita generasi muda, generasi penerus untuk meneladani apa yang sudah Beliau contohkan kepada kita di dalam memberikan darma bakti terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia," kata Mensesneg.
Hingga tahun-tahun terakhir sebelum berpulang, almarhum Try Sutrisno tercatat masih sangat aktif mengabdikan dirinya dalam berbagai kegiatan kebangsaan.
Salah satu peran strategis yang diembannya adalah menjadi Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk masa jabatan 2022–2027.
Selain di BPIP, Try Sutrisno juga dikenal sebagai sosok yang disiplin menghadiri berbagai agenda penting kenegaraan.
Almarhum hampir tidak pernah absen dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka setiap 17 Agustus, Sidang Tahunan MPR, hingga upacara peringatan HUT TNI yang digelar setiap tanggal 5 Oktober.