Densus 88 Kencangkan Pengawasan Jaringan Teror! Antisipasi Dampak Perang ASIsrael vs Iran

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:18 WIB
Densus 88 Kencangkan Pengawasan Jaringan Teror! Antisipasi Dampak Perang ASIsrael vs Iran
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Mabes Polri. [ANTARA]
  • Densus 88 meningkatkan kewaspadaan nasional karena eskalasi konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran memicu ancaman terorisme.
  • Penguatan pengawasan ini merupakan arahan Kapolri untuk mempertahankan capaian *zero terrorist attack* menjelang Lebaran 2026.
  • Polri menangkap 51 terduga teroris pada 2025, sementara 13.252 orang masih dalam radar pemantauan aparat keamanan.

Suara.com - Eskalasi konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran membuat Densus 88 Antiteror Polri meningkatkan kewaspadaan di dalam negeri.

Salah satunya, dengan memperketat pengawasan terhadap jaringan terorisme guna mengantisipasi potensi dampak konflik global terhadap stabilitas keamanan nasional.

Juru Bicara Densus 88, Mayndra Eka Wardhana, mengatakan penguatan pengawasan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan capaian zero terrorist attack harus dipertahankan, terutama menjelang arus mudik dan Lebaran 2026.

"Densus 88 turut meningkatkan pengawasan terhadap ancaman terorisme yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat,” ujar Mayndra kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, dinamika konflik global saat ini tidak hanya melibatkan negara, tetapi juga kelompok dan kepentingan tertentu yang berpotensi memicu resonansi ideologis di berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Karena itu, langkah deteksi dini dan pemantauan diperkuat untuk mencegah munculnya aksi teror.

Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Auditorium Mutiara PTIK/STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3/2026), Kapolri meminta Densus 88 Antiteror Polri mempertahankan capaian zero terrorist attack pada momentum Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Listyo juga menyebut ancaman teror tetap menjadi perhatian utama, meski sejak 2023 hingga 2026 tidak terjadi serangan.

Sepanjang 2025, Polri menangkap 51 tersangka teroris, dengan tujuh di antaranya digagalkan sebelum menjalankan rencana aksinya. Meski demikian, aparat masih memantau 13.252 orang yang masuk dalam radar pengawasan.

Listyo mengingatkan potensi ancaman tetap terbuka di tengah situasi global yang memanas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan intelijen, TNI, dan pemerintah daerah untuk memperbarui pendataan serta memantau kelompok yang terindikasi aktif.

Dengan penguatan koordinasi dan pengawasan tersebut, Polri menargetkan stabilitas keamanan tetap terjaga serta capaian nihil serangan teror dapat dipertahankan sepanjang 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Senjata Mematikan Iran, Siap Ratakan Pangkalan AS dan Israel

Deretan Senjata Mematikan Iran, Siap Ratakan Pangkalan AS dan Israel

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:01 WIB

AS Boncos, Rudal Seharga Rp 60 Miliar Dihabisi Drone Murah Milik Iran

AS Boncos, Rudal Seharga Rp 60 Miliar Dihabisi Drone Murah Milik Iran

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:53 WIB

Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS

Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:46 WIB

20 Rekomendasi Film dan Serial Perang Iran vs AS-Israel, Ada Homeland

20 Rekomendasi Film dan Serial Perang Iran vs AS-Israel, Ada Homeland

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:56 WIB

Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma

Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB