Di Mana Netanyahu saat Perang Israel vs Iran? Wing of Zion di Berlin, Keberadaannya Dipertanyakan

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:58 WIB
Di Mana Netanyahu saat Perang Israel vs Iran? Wing of Zion di Berlin, Keberadaannya Dipertanyakan
Benjamin Netanyahu (ig/b.netanyahu)
  • Pesawat kepresidenan Netanyahu , Wing of Zion, mendarat di Berlin saat terjadi perang Israel vs Iran.
  • Muncul rumor, Benjamin Netanyahu kabur saat militernya berperang dan rakyatnya menderita dibombardir rudal Iran. 
  • Sementara itu, putra Netanyahu, Yair justru ada di Miami, AS dan tak hadir saat para tentara Israel bersiap ke medan perang.

Pertemuan ini diperkuat dengan rilis beberapa foto yang menunjukkan Netanyahu aktif memimpin kabinet perangnya, sebagaimana dikutip dari The Express. Dalam sebuah pernyataan, Netanyahu juga menegaskan kehadirannya di dalam negeri.

"Kemarin di sini, di Tel Aviv, dan sekarang di Beit Shemesh, kita kehilangan orang-orang yang kita sayangi. Hati saya bersama keluarga mereka, dan atas nama Anda semua, warga Israel, saya mengirimkan harapan untuk pemulihan yang cepat bagi yang terluka," ujarnya, yang secara implisit mengonfirmasi lokasinya di Israel.

Netanyahu Memimpin Perang, Anak Malah di Miami

Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Hareetz]
Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Hareetz]

Di saat keberadaan Netanyahu menjadi fokus utama, sorotan tajam juga diarahkan kepada putranya, Yair Netanyahu.

Berdasarkan laporan eksklusif, Yair (34 tahun) saat ini berada di Miami, Florida, sementara sekitar 360.000 tentara cadangan Israel dimobilisasi untuk perang.

Absennya Yair dari tugas militer memicu kemarahan di kalangan tentara yang berada di garis depan. Seorang prajurit yang bertugas di perbatasan utara Israel mengungkapkan rasa frustrasinya.

"Yair menikmati hidupnya di Miami Beach sementara saya berada di garis depan... Saudara-saudara, ayah, dan putra-putra kami semua pergi ke garis depan, tetapi Yair masih belum ada di sini. Ini tidak membantu membangun kepercayaan pada kepemimpinan negara," katanya kepada The Times di London.

Lebih dari sekadar isu moral, keberadaan Yair di AS juga menimbulkan kekhawatiran keamanan. Howard Stoffer, seorang pakar hubungan internasional dan mantan pejabat Gedung Putih, menyebut Yair sebagai "target yang sangat rentan" untuk penculikan atau serangan.

"Saya rasa adalah sebuah kebodohan baginya untuk berada di sini (AS)... Akan sangat dramatis jika putra Perdana Menteri Israel diculik," ujar Stoffer.

Bagaimana menurut Anda? Apakah langkah-langkah keamanan yang diambil Israel dapat dibenarkan, atau justru menimbulkan pertanyaan baru tentang prioritas kepemimpinan?

Bagikan pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini dan ikuti terus perkembangan terbaru dari konflik Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesha Murka! Lagu Miliknya Dipakai White House untuk Konten Perang: Menjijikkan dan Tidak Manusiawi

Kesha Murka! Lagu Miliknya Dipakai White House untuk Konten Perang: Menjijikkan dan Tidak Manusiawi

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:46 WIB

Prabowo Ingin Mediasi Iran vs AS-Israel, Pakar HI Ungkap 5 Tantangan Besar RI

Prabowo Ingin Mediasi Iran vs AS-Israel, Pakar HI Ungkap 5 Tantangan Besar RI

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:25 WIB

Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya

Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40 WIB

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah

Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:23 WIB

Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:05 WIB

Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:31 WIB

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:21 WIB

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:00 WIB

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB