Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 10:48 WIB
Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon
RAF Akrotiri Pangkalan Militer Inggria [CLD Systems]
  • Pangkalan udara RAF Akrotiri di Siprus diserang drone sejenis Shahed pada Minggu dini hari, namun tidak ada korban jiwa.
  • Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi drone tersebut tidak diluncurkan langsung dari wilayah kedaulatan Iran, melainkan diyakini dari Lebanon.
  • Inggris meningkatkan pertahanan udara dengan suplai rudal dan penjadwalan kedatangan helikopter bersenjata untuk mengamankan fasilitas dan personel.

Suara.com - Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) memberikan pembaruan signifikan terkait insiden serangan drone yang menyasar pangkalan udara RAF Akrotiri di Siprus.

Fasilitas militer strategis tersebut dihantam oleh pesawat tak berawak (drone) sekali jalan (one-way assault drone) pada hari Minggu pukul 00.03 waktu setempat.

Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerusakan pada instalasi militer dilaporkan sangat minim.

Healey menyebut insiden ini sebagai gambaran nyata dari "serangan berbahaya dan membabi buta" yang terus dilancarkan oleh Iran beserta kelompok proksinya di kawasan tersebut.

Identifikasi Drone: Bukan Langsung dari Teheran

Dalam pernyataan terbaru yang diunggah melalui platform X, Kementerian Pertahanan Inggris memberikan klarifikasi penting mengenai asal-usul senjata tersebut.

Meskipun drone yang digunakan memiliki karakteristik serupa dengan model Shahed buatan Iran, pihak Inggris memastikan bahwa peluncuran tidak dilakukan langsung dari wilayah kedaulatan Iran.

"Kementerian Pertahanan dapat mengonfirmasi bahwa drone sejenis Shahed yang menargetkan RAF Akrotiri pada tengah malam tanggal 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran," tulis pernyataan resmi tersebut.

Iran juga sudah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak melakukan penyerangan tersebut.

Drone tersebut diyakini diterbangkan dari wilayah Lebanon. Pejabat Siprus juga menegaskan bahwa target utama serangan adalah pangkalan militer Inggris, bukan kedaulatan Siprus secara keseluruhan.

Sebagai balasan atas meningkatnya ancaman, jet tempur RAF Typhoon dan F-35B milik Inggris terus melakukan "operasi udara defensif" dengan dukungan pesawat pengisi bahan bakar Voyager.

Operasi ini dilakukan guna melindungi kepentingan Inggris dan para sekutunya di tengah eskalasi konflik regional yang telah merenggut lebih dari 1.000 nyawa sejak Sabtu lalu, menurut data media pemerintah Iran.

Dalam 24 jam terakhir, Inggris juga telah menyuplai ulang sistem pertahanan udara ke pangkalan-pangkalan Inggris dan sekutu di Timur Tengah, termasuk rudal pertahanan udara buatan Inggris.

Selain itu, helikopter Royal Navy Wildcat yang dipersenjatai dengan rudal Martlet dijadwalkan tiba di Siprus dalam beberapa hari mendatang untuk memperkuat pengawasan udara.

Otoritas Siprus menambahkan bahwa dua drone tambahan yang mengarah ke pangkalan berhasil dicegat pada Senin pagi. Sebagai langkah pencegahan, keluarga dari personel militer Inggris yang bertempat tinggal di sekitar Akrotiri telah direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuan Guru Bajang Soal Syiah: Mereka Tetap Bagian Umat Islam, Jangan Mau Diadu Domba

Tuan Guru Bajang Soal Syiah: Mereka Tetap Bagian Umat Islam, Jangan Mau Diadu Domba

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:10 WIB

Skenario Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia 2026 Jalur Undur Diri Iran Gara-gara Diserang AS-Israel

Skenario Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia 2026 Jalur Undur Diri Iran Gara-gara Diserang AS-Israel

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:39 WIB

Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei

Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:10 WIB

Trump Tidak Ambil Pusing Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026: Energinya Sudah Habis

Trump Tidak Ambil Pusing Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026: Energinya Sudah Habis

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:54 WIB

BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel

BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:27 WIB

Man City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Ini Kata Pep Guardiola Soal Persaingan Gelar Juara

Man City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Ini Kata Pep Guardiola Soal Persaingan Gelar Juara

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB