Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 Maret 2026 | 20:47 WIB
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
Presiden Prabowo Subianto buka bersama ulama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (Ist)
baca 10 detik
  • Sejumlah ulama dari berbagai ormas bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Jakarta untuk buka puasa bersama pada Kamis (5/2/2026).
  • Gus Yahya membahas langkah strategis presiden dan dinamika internasional mengkhawatirkan dengan para ulama.
  • Terdapat perbedaan pandangan ulama mengenai keefektifan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) pasca-konflik Iran-AS.

Suara.com - Sejumlah ulama dari berbagai ormas Islam merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta. Kehadiran mereka dalam rangka memenuhi undangan berbuka puasa bersama Presiden Prabowo Subianto.

Tampak di antaranya yang hadir ialaha Mamah Dedeh atau Dedeh Rosidah, Ketua Dewan Pembina Majelis Rosulullah Pusat, Nabil bin Fuad Al Musawa, Buya Yahya, dan Subky Al Bughuri.

Hadir juga Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis, hingga Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqi

"Kalau di sini, alhamdulillah untuk buka puasa bersama. Undangannya silaturahmi dan buka puasa bersama,” kata Subky di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, Gus Yahya menyampaikan sejumlah agenda yang akan dibahas dalam pertemuan antara Prabowo dan para ulama dan tokoh Islam, semisal langkah-langkah strategis yang diambil oleh presiden, baik dalam konteks domestik maupun internasional

"Dan mungkin juga beliau akan memberikan, berbagi pandangan dengan para tokoh, para ulama mengenai perkembangan mutakhir dalam dinamika internasional yang memang agak, ya, sangat mengkhawatirkan ya. Saya kira itu yang kami antisipasi ya. Tapi yang penting kan putusannya ini," kata Yahya.

Posisi Indonesia di BoP

Mengenai posisi Indonesia di BoP menyusul eskalasi konflik Iran pasca-serangan Amerika Serikat (AS), Yahya bicara mengenai upaya perdamaian melalui Dewan yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump tersebut.

"Ya kita cari caranya memanfaatkan BoP untuk upaya perdamaian itu gitu. Apa pun yang sudah ada di tangan ini mari kita gunakan. Kalau kita butuh menggali lubang ndak ada skop, punyanya sendok, kita gali pakai sendok gitu. Kira-kira gitulah," kata Yahya.

baca juga

"Jangan ada yang walaupun kelihatannya lemah lalu sesuatu yang sebetulnya bisa digunakan kita buang, ndak begitu caranya. Kita gunakan apa pun karena kepentingan untuk perdamaian itu absolut," sambungnya.

Berbeda pandang, Cholil Nafis menyerukan pengunduran diri Indonesia dari BoP karena dirasa tidak efektif, setelah serangan AS yang notabene negara inisiator BoP, ke Iran.

"Saya kira soal BoP juga sama. Kita minta ini tidak efektif ya keluar saja," kata Cholil.

Upaya-upaya perdamaian, menurut Cholil Nafis bisa dilakukan Indonesia melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara yang tergabung di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

"Kita berharap juga ini bisa menciptakan perdamaian dengan memaksimalkan peran PBB dan OKI karena semua akan rugi kalau ini perang terus berlangsung," kata Cholil Nafis.

Tangguhkan Keanggotan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI

Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 20:13 WIB

Jimly Asshiddiqie: RI Perlu Tangguhkan Keanggotaan BoP Sampai Perang Iran-AS Reda

Jimly Asshiddiqie: RI Perlu Tangguhkan Keanggotaan BoP Sampai Perang Iran-AS Reda

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:48 WIB

Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?

Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:50 WIB

Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?

Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:57 WIB

Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran

Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:55 WIB

Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei

Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:10 WIB

Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran

Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×