Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran

Kamis, 05 Maret 2026 | 08:36 WIB
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta. [Ist]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo tulis surat duka cita resmi untuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
  • Menlu Sugiono serahkan surat belasungkawa Prabowo atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.
  • Indonesia desak deeskalasi konflik Timur Tengah demi menjaga kedaulatan tiap negara.

Suara.com - Surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang diserahkan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, ternyata ditulis langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melalui unggahan resmi di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (4/3/2026).

Teddy menjelaskan bahwa surat tersebut ditulis menjelang prosesi pemakaman Ali Khamenei yang dijadwalkan berlangsung di Mashhad, kota suci sekaligus kota terbesar kedua di Iran.

"Presiden Prabowo Subianto menulis surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur akibat serangan militer pada awal Maret 2026," ujar Teddy.

Surat resmi tersebut ditujukan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Dokumen belasungkawa itu diserahkan langsung oleh Menlu Sugiono kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta.

Penyerahan surat ini merupakan sikap resmi Pemerintah Indonesia merespons wafatnya tokoh tertinggi Iran tersebut pasca-agresi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menlu Sugiono menjelaskan bahwa pemilihan surat sebagai media komunikasi dilakukan demi menjaga aspek formalitas diplomatik.

"Penyampaian rasa duka bisa dilakukan melalui media apa saja, namun melalui surat tentu terasa lebih resmi," ujar Sugiono usai menghadiri acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta.

Terkait situasi keamanan di Timur Tengah, Sugiono menegaskan posisi Indonesia yang mendorong adanya deeskalasi konflik guna mencegah dampak yang lebih buruk.

"Kami menginginkan situasi mereda. Kami menyesalkan kegagalan perundingan yang memicu peningkatan eskalasi militer ini," tuturnya.

Indonesia juga menekankan kembali pentingnya penghormatan terhadap prinsip kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara. Sugiono memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan berisiko menyeret lebih banyak negara ke dalam pusaran perang.

Baca Juga: Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus

"Risiko terburuk adalah eskalasi yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak pihak secara global. Itulah yang harus kita hindari," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

JK: Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Iran, Asalkan...

JK: Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Iran, Asalkan...

Video
Selasa, 03 Maret 2026 | 20:05 WIB

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI