Nasib Warga Iran di Tengah Serangan AS-Israel

Dimas Sagita

Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:33 WIB
Nasib Warga Iran di Tengah Serangan AS-Israel
Teheran dalam kondisi siaga. Saat serangan AS-Israel meluas, warga mulai mengamankan pasokan pangan dan bersumpah tidak akan meninggalkan tanah kelahiran mereka.

Suara.com - Sekelompok warga di Teheran mengaku mulai menimbun barang kebutuhan pokok seiring dengan meningkatnya ketidakpastian mengenai berapa lama gempuran AS-Israel akan berlangsung.

Kepada BBC Persia, warga di sana merasa khawatir terjadi kelangkaan stok bahan makanan dan harga yang terus meningkat, di tengah suara ledakan yang terus terdengar di penjuru kota.

"Kami harus menyetok barang kebutuhan karena kami tidak tahu berapa lama ini [serangan] akan berlangsung," kata salah satu penduduk Teheran, Nasrin.

Dia menambahkan, "Kami khawatir akan kehabisan kebutuhan pokok jika tidak bersiap dari sekarang."

Harga-harga barang di Iran telah melambung tinggi sebelum serangan AS dan Israel.

Tekanan biaya hidup dan sanksi-sanksi internasional memicu protes nasional pada Desember lalu, yang disikapi dengan tindakan represif yang brutal oleh rezim Republik Islam. Dilaporkan ribuan orang demonstran menjadi korban.

Serangan AS dan Israel dalam beberapa hari belakangan telah memperburuk situasi kehidupan warga di Iran.

Hal itu diungkapkan oleh beberapa warga yang dapat mengakses koneksi internet di tengah pemblokiran yang dilakukan pemerintah, ke BBC Persia.

Organisasi-organisasi pemberitaan internasional seringkali ditolak visa mereka oleh Iran. Hal itu membatasi kemampuan mereka untuk mengakses informasi tentang apa yang terjadi di dalam Iran.

baca juga

Pemblokiran akses internet membuat pelaporan menjadi semakin sulit.

Mungkin Anda tertarik:

Seorang warga di Teheran, bernama Pouyo, berkata harga-harga kebutuhan pokok telah melonjak tajam, sejak gempuran AS-Israel dimulai pada Sabtu (28/02) lalu.

"Saya baru saja mengecek [harga], beras sekarang 625 toman [sekitar Rp2.500], padahal sebelum perang 530 toman [Rp2.120]," katanya.

Pria itu menambahkan bahan pokok yang paling berdampak kenaikan harga adalah kentang.

Kantor berita pemerintah Iran telah melaporkan bahwa "sejalan dengan keputusan pemerintah untuk memprioritaskan penyediaan kebutuhan pokok", ekspor seluruh produk pangan dan pertanian telah dilarang "hingga pengumuman lebih lanjut".

Harga paket kuota internet juga meroket tajam, menurut Shayan, warga dari Kota Karaj, yang berjarak sekitar satu jam berkendara dari Teheran.

"Sangat sulit sekarang untuk terhubung ke internet," kata Shayan, sambil menambahkan harga paket internet Starlink milik Elon Musk telah naik secara "luar biasa".

Omid, pemuda berusia 26 tahun di Teheran berkata, "Masyarakat kini mulai merasa tidak tenang, berapa lama situasi ini akan berlarut-larut."

Omid menambahkan awalnya dia berasumsi bahwa AS dan Israel hanya akan menargetkan orang-orang tertentu, seperti Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat pada Sabtu (28/02). Setelah itu dia mengira serangan "seharusnya sudah berakhir sekarang".

Namun dia bilang dirinya telah mendengar banyak ledakan di penjuru kota hingga Selasa (03/03) siang. Rangkaian serangan lanjutan itu membuat Omid memutuskan untuk menimbun kebutuhan pokok.

Meski begitu, tidak semua toko tetap buka, kata Omid.

"Kehadiran pasukan keamanan di jalanan lebih ketat, tapi jalanannya sendiri kosong," katanya.

"Beberapa toko tutup, terutama yang berada di dekat area terdampak."

Warga lain melaporkan bahwa mereka mendengar dan menyaksikan rangkaian ledakan di ibu kota pada Senin (02/03) dan Selasa (03/03) lalu.

Maryam berkata, dia berada di dekat area yang dihantam rudal pada Senin (02/03) malam.

"Serangan semalam sangat mengerikan," tulisnya melalui pesan singkat. "Rumah kami sampai bergetar."

Beberapa warga memutuskan untuk melarikan diri dari Teheran, namun Maryam berniat tetap tinggal.

"Beberapa orang sudah meninggalkan Teheran, tapi kami tetap di rumah," katanya.

"Jika kami tidak terbunuh, kami akan tetap di sini selama ada seruan protes di jalanan, dan saya akan keluar bersama keluarga untuk bergabung."

"Saya sangat senang para pejabat ini ditargetkan. Kami akan bertahan menghadapi serangan ini sampai mereka semua pergi."

Organisasi kemanusiaan nonpemerintah, Bulan Sabit Merah Iran melaporkan, sekitar 787 orang telah tewas di Iran sejak AS dan Israel meluncurkan serangan ke negara itu pada 28 Februari.

Gejolak besar masih terjadi. Militer Israel menyatakan telah menyerang kantor kepresidenan Iran pada Selasa, serta target infrastruktur lainnya.

Video yang diverifikasi oleh BBC juga menunjukkan ledakan di Pardis, sebelah timur ibu kota.

Sebagai balasan, Iran telah melakukan serangan rudal dan drone besar-besaran yang menargetkan objek-objek militer dan pemerintah Israel di Tel Aviv dan lokasi lainnya.

Serangan juga dilaporkan terjadi di negara-negara yang menampung pangkalan militer ASQatar, Bahrain, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwaitserta Oman dan Arab Saudi yang merupakan sekutu AS.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran dituduh memperluas serangannya ke target lain, termasuk jalur pelayaran, objek sipilseperti hotel di Dubaidan kedutaan besar AS di Riyadh, Arab Saudi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat

Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:26 WIB

Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa

Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 22:54 WIB

Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika

Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 21:40 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×