Tangerang Siaga Satu: Banjir 1,5 Meter Rendam 9 Kecamatan, Tanggul di Larangan Jebol!

Bangun Santoso

Minggu, 08 Maret 2026 | 09:48 WIB
Tangerang Siaga Satu: Banjir 1,5 Meter Rendam 9 Kecamatan, Tanggul di Larangan Jebol!
Foto sebagai ilustrasi banjir di Tangerang. (Antara)
  • BPBD Kota Tangerang melaporkan sembilan kecamatan terdampak banjir parah akibat hujan deras yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu (8/3/2026).
  • Ketinggian banjir bervariasi, mencapai titik terparah 150 cm di Kecamatan Periuk, menyebabkan akses mobilitas warga lumpuh total.
  • Pemerintah daerah mengaktifkan posko pengungsian dan mengerahkan personel gabungan untuk evakuasi serta penanganan optimalisasi pompa air.

Suara.com - Intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah penyangga Jakarta kembali memicu keadaan darurat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten, melaporkan bahwa sebanyak sembilan wilayah kecamatan kini terdampak banjir dengan kondisi yang bervariasi.

Ketinggian air dilaporkan mulai dari 40 sentimeter hingga titik terparah mencapai 150 sentimeter atau 1,5 meter. Kondisi ini memaksa ribuan warga di kawasan pemukiman padat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, memberikan konfirmasi mengenai penyebab utama dari luapan air yang merendam pemukiman warga ini.

Berdasarkan pantauan di lapangan, curah hujan yang turun secara konsisten sejak hari Sabtu menjadi pemicu utama debit air tidak lagi tertampung oleh drainase dan sungai di sekitar wilayah Tangerang.

"Hujan deras yang terjadi sejak kemarin sampai dengan minggu pagi turun tanpa henti mengakibatkan banjir dan genangan di beberapa lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, dilansir Antara, Minggu (8/3/2026).

Data terbaru menunjukkan bahwa Kecamatan Periuk menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Di kecamatan ini, akses mobilitas warga lumpuh total di beberapa titik vital.

Banjir merendam Jalan Utama Mutiara Pluit, Jalan Utama Danau Situ Bulakan, Jalan Duta Perum Taman Cibodas, hingga Jembatan Alamanda.

Ketinggian air di lokasi-lokasi tersebut dilaporkan mencapai 1,5 meter, yang merupakan level paling berbahaya dalam peta bencana kali ini.

Pergeseran dampak banjir juga meluas ke wilayah Kecamatan Cipondoh, tepatnya di Kampung Candulan dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

Sementara itu, kawasan yang selama ini dikenal rawan banjir, yakni Karang Tengah, kembali terdampak. Komplek Ciledug Indah 1 Pedurenan dilaporkan terendam air dengan ketinggian 80 sentimeter, yang menghambat aktivitas warga di hari libur ini.

Di wilayah Kecamatan Jatiuwung, genangan air terpantau di Alam Jaya dan Perum Magnolia Jatake dengan ketinggian rata-rata 60 sentimeter.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Ciledug, di mana banjir merendam Perum Duren Villa Sudimara Selatan dan Perum Griya Kencana Sudimara Barat dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Kecamatan Cibodas juga tidak luput dari terjangan air. Laporan BPBD mencatat banjir terjadi di Jalan Kalingga 1 RW 16, Jalan Darmawangsa Uwung Jaya, serta RW 5 Taman Cibodas Uwung Jaya dengan ketinggian air 60 sentimeter.

Wilayah-wilayah ini merupakan area pemukiman padat yang memerlukan penanganan cepat untuk mencegah kerugian material yang lebih besar.

Situasi di Kecamatan Pinang juga menjadi perhatian serius petugas. Banjir melanda RT 001-RT 002/ RW 05 Panunggangan Utara dengan ketinggian 40 sentimeter.

Tercatat sedikitnya ada 50 kepala keluarga yang terdampak langsung oleh luapan air di wilayah tersebut. Namun, kondisi yang cukup mengkhawatirkan terjadi di Kecamatan Larangan.

Di Perum Taman Cipulir Blok A4 No.15 Cipadu Jaya, banjir terjadi akibat tanggul yang jebol, sehingga air dengan cepat masuk dan merendam pemukiman warga.

Kecamatan Karawaci turut melaporkan adanya genangan di RW 2, 4, 6, dan 9 Kelurahan Karawaci Baru dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Terakhir, di wilayah Kecamatan Benda yang berdekatan dengan area bandara, banjir terjadi di RW 11 dan 9 Kelurahan Belendung dengan ketinggian air menyentuh angka 60 sentimeter.

Menanggapi situasi yang kian mendesak, pemerintah daerah telah mengaktifkan sejumlah posko pengungsian untuk menampung warga yang rumahnya sudah tidak mungkin lagi ditempati.

Beberapa lokasi yang kini dijadikan tempat perlindungan sementara antara lain Rumah Potong Hewan (RPH), Mushola Petir Cipondoh, Masjid Ma’arif Petir, hingga GOR Total Persada.

Personel gabungan dari BPBD dan instansi terkait terus bersiaga di lokasi-lokasi banjir untuk membantu proses evakuasi, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Selain evakuasi, fokus utama saat ini adalah memastikan aliran air bisa segera surut melalui optimalisasi pompa dan perbaikan darurat pada infrastruktur yang rusak.

"Kita terus lakukan evakuasi warga terdampak ke posko pengungsian untuk keselamatan. Sedangkan petugas dari Dinas PUPR terus bekerja melakukan penanganan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Banjir Lagi: Cipinang Melayu Terendam 1,5 Meter, Warga Siaga Kiriman Air Hulu

Jakarta Banjir Lagi: Cipinang Melayu Terendam 1,5 Meter, Warga Siaga Kiriman Air Hulu

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:33 WIB

Link Live Streaming Persita vs Madura United: Misi 3 Poin Pendekar Cisadane

Link Live Streaming Persita vs Madura United: Misi 3 Poin Pendekar Cisadane

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:00 WIB

Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur

Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:19 WIB

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB

Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:08 WIB

Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka

Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 19:01 WIB

Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin

Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir

Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45 WIB

Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba

Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45 WIB

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20 WIB

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:00 WIB

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB