Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 18:08 WIB
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
Ilustrasi bus listrik. (Dok. Ist)
  • Pemkot Semarang memperluas bus listrik BLU Trans Semarang untuk mengurangi emisi dan meningkatkan transportasi ramah lingkungan.
  • Uji coba bus listrik saat ini difokuskan di Koridor 1 dengan jalur datar, mempertimbangkan tantangan kontur berbukit kota.
  • Revitalisasi saluran air prioritas dilakukan untuk mengatasi banjir yang berpotensi menghambat operasional bus listrik low deck.

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana memperluas penggunaan bus listrik sebagai bagian dari penguatan transportasi publik yang dikelola BLU Trans Semarang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi gas buang sekaligus mendorong sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, saat ini uji coba bus listrik masih difokuskan di wilayah bawah dengan karakter jalur yang relatif datar (flat). Uji coba dilakukan di Koridor 1 rute Mangkang–Penggaron.

“Kota Semarang ini wilayahnya ada lembah dan bukit, maka kita pilih jalur yang flat dulu untuk uji coba. Tapi memang kami niatkan untuk mengurangi emisi gas buang dengan memasifkan operasional bus listrik,” kata Agustina, Selasa (3/3).

Tantangan Medan dan Banjir

Kondisi geografis Semarang yang terbagi antara wilayah atas dan bawah menjadi pertimbangan penting dalam pengoperasian bus listrik. Selain kontur berbukit, persoalan banjir di sejumlah titik kota juga menjadi tantangan tersendiri.

Di sisi lain, bus listrik yang ramah bagi penyandang disabilitas umumnya menggunakan desain low deck dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter dari permukaan jalan. Model ini memudahkan akses keluar-masuk penumpang, termasuk pengguna kursi roda.

Namun, desain tersebut berpotensi terkendala saat melintasi kawasan yang kerap tergenang air.

“Ada usulan supaya menggunakan high deck agar aman saat melewati banjir. Tapi itu tidak ramah disabilitas. Idealnya tetap low deck sekitar 30 cm agar inklusif,” jelasnya.

Revitalisasi Saluran Jadi Prioritas

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkot Semarang berencana melakukan revitalisasi saluran air, terutama di jalur-jalur yang dilintasi bus listrik.

Agustina menyebut sejumlah titik yang selama ini menjadi langganan genangan, seperti kawasan Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Ahmad Dahlan.

“Jika ada genangan, kita akan lakukan revitalisasi saluran, terutama di wilayah yang beririsan dari Mangkang sampai Pedurungan. Yang paling parah dan airnya sulit surut itu Simpang Lima, tahun ini kita selesaikan. Sepanjang Ahmad Yani, Ahmad Dahlan, dan Gajahmada juga kita bereskan,” tuturnya.

Ia optimistis, jika sistem drainase berhasil diperbaiki dan pengendalian banjir berjalan efektif, operasional bus listrik dapat berlangsung lebih lancar di seluruh wilayah kota.

Agustina juga meminta pengertian masyarakat apabila proses perbaikan saluran nantinya menimbulkan gangguan sementara.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat, karena saat perbaikan saluran pasti ada yang terdampak. Kadang di atas saluran ada bangunan permanen. Tapi ini bagian dari upaya pengendalian banjir. Jika Simpang Lima bisa dikendalikan, maka bus listrik akan lancar,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan

Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:53 WIB

15 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Semarang, Tersedia Uang Baru Jelang Lebaran

15 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Semarang, Tersedia Uang Baru Jelang Lebaran

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:57 WIB

Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa

Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 21:18 WIB

Terkini

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:26 WIB

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:22 WIB

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:20 WIB

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:17 WIB

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:13 WIB

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:12 WIB

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:04 WIB

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:59 WIB

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:57 WIB