- Seorang pria diduga bunuh diri jatuh dari lantai di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) siang.
- Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUP Fatmawati setelah dievakuasi dari lokasi kejadian yang ramai pengunjung.
- Polsek Kebayoran Lama sedang menyelidiki lokasi, memeriksa saksi, dan merekam CCTV untuk menentukan kronologi pasti.
Suara.com - Suasana akhir pekan di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, mendadak mencekam pada Minggu (8/3/2026) siang.
Para pengunjung dikejutkan dengan aksi nekat seorang pria yang terjatuh atau diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari salah satu lantai mal tersebut.
Kejadian ini berlangsung saat pusat perbelanjaan tersebut sedang dipadati oleh warga yang menghabiskan waktu libur bersama keluarga dan kerabat.
Pondok Indah Mall merupakan salah satu destinasi gaya hidup utama bagi masyarakat di Jakarta Selatan dan sekitarnya. Namun, keriuhan aktivitas belanja dan kuliner di akhir pekan tersebut seketika berubah menjadi kepanikan saat tubuh korban terjatuh di area publik mal.
Insiden tragis ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.03 WIB, di tengah keramaian pengunjung yang sedang menikmati hari libur.
Banyak saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku terkejut dan tidak menyangka peristiwa tersebut akan terjadi di ruang publik yang begitu terbuka.
Beberapa pengunjung sempat mengabadikan situasi pasca-kejadian sebelum petugas keamanan melakukan sterilisasi area.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengonfirmasi kebenaran peristiwa memilukan tersebut.
Pihak kepolisian segera tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan dari manajemen mal untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal.
"Memang benar ada kejadian itu (diduga bunuh diri). Korbannya laki-laki," ujar Kukuh dikutip, Minggu (8/3/2026).
Pasca kejadian, petugas keamanan mal dan kepolisian segera bergerak cepat untuk menangani situasi agar tidak menimbulkan kerumunan yang lebih besar.
Korban yang ditemukan dalam kondisi kritis sempat dievakuasi dan dilarikan ke RSUP Fatmawati untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Tim medis di lokasi berupaya maksimal melakukan tindakan pertama sebelum ambulans tiba.
Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Pihak RSUP Fatmawati mengonfirmasi bahwa korban tiba dengan luka parah akibat benturan keras.
Jenazah korban kini berada di ruang instalasi kedokteran forensik untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut sembari menunggu pihak keluarga.
Hingga saat ini, area lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekat ke titik jatuhnya korban.
Pihak penyidik Polsek Kebayoran Lama masih bekerja intensif di lapangan guna menyisir kronologi lengkap dan mengungkap motif di balik aksi nekat pria tersebut.
Identitas korban masih dalam proses verifikasi melalui data kependudukan dan keterangan pihak keluarga.
“Kami masih melakukan pengecekan mendalam dan memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung,” tambah Kukuh.
Selain memeriksa saksi-saksi dari unsur pengunjung dan karyawan mal, pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV.
Rekaman kamera pengawas dari berbagai sudut di PIM 2 menjadi kunci utama untuk memastikan dari lantai mana korban melompat dan bagaimana aktivitas korban sesaat sebelum kejadian berlangsung.
Kejadian ini sempat memicu perhatian pengunjung di lokasi sebelum akhirnya situasi ditangani oleh petugas keamanan dan pihak berwenang.
Penjagaan di area-area balkon dan pagar pembatas di setiap lantai kini menjadi perhatian khusus guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau video dokumentasi korban di media sosial demi menghormati privasi keluarga yang ditinggalkan.
Investigasi mendalam masih terus dilakukan oleh jajaran Reskrim Polsek Kebayoran Lama untuk memastikan apakah ada unsur lain dalam kejadian ini atau murni tindakan bunuh diri.