Harga Minyak Dunia Mulai Meroket, BBM Indonesia Kapan Naik?

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:50 WIB
Harga Minyak Dunia Mulai Meroket, BBM Indonesia Kapan Naik?
Harga minyak dunia (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melonjak tajam menyusul konflik bersenjata antara Iran, AS, dan Israel.

  • Produksi minyak Irak anjlok drastis 70 persen akibat penuhnya penyimpanan dan hambatan distribusi.

  • Analis memperingatkan potensi harga bahan bakar mahal akibat gangguan keamanan di Timur Tengah.

Beberapa negara di kawasan Teluk sudah mengambil tindakan nyata dengan memangkas volume produksi harian mereka.

Irak dan Kuwait secara resmi dilaporkan telah mengurangi jumlah output minyak mentah yang mereka hasilkan.

Langkah ini menyusul keputusan Qatar yang lebih dulu memangkas pasokan gas alam cair ke pasar global.

Pengamat industri memperkirakan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab akan segera mengambil kebijakan yang serupa.

Kapasitas penampungan minyak di kedua negara tersebut dikabarkan sudah mulai berada pada titik batas maksimalnya.

Kondisi fasilitas penyimpanan yang penuh menjadi alasan teknis di balik keputusan pengurangan produksi secara mendadak.

Produksi minyak nasional Irak dilaporkan mengalami kemerosotan hingga 70 persen akibat imbas langsung dari peperangan.

Volume produksi mereka kini hanya tersisa sekitar 1,3 juta barel per hari di tengah tekanan konflik.

Hambatan utama bagi Irak adalah sulitnya menyalurkan minyak mentah mereka melalui jalur Selat Hormuz yang terjepit.

Seorang pejabat Basra Oil Company mengatakan kapasitas penyimpanan minyak mentah di negara tersebut saat ini sudah mencapai batas maksimal.

Hal ini menunjukkan betapa terbatasnya ruang gerak negara produsen dalam mengelola cadangan energi mereka saat ini.

Kebijakan serupa juga ditempuh oleh Kuwait Petroleum Corporation yang mulai membatasi produksi sejak hari Sabtu lalu.

Perusahaan negara tersebut bahkan telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai status keadaan darurat terhadap pengiriman mereka.

Kuwait Petroleum Corporation juga mulai mengurangi produksi sejak Sabtu (7/3) dan bahkan menetapkan status force majeure atau keadaan darurat terhadap pengiriman minyak, meskipun tidak merinci jumlah produksi yang dihentikan.

Situasi keamanan semakin genting setelah fasilitas energi di Uni Emirat Arab terkena dampak serangan udara.

Kantor Media Fujairah melaporkan kebakaran terjadi di zona industri minyak akibat jatuhan puing-puing sisa ledakan.

Meskipun terjadi kerusakan material yang cukup serius, beruntung tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa manusia.

Kejadian serupa hampir menimpa salah satu aset energi paling vital milik pemerintah Arab Saudi di wilayah Shaybah.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat sebuah drone yang menuju ladang minyak Shaybah, salah satu fasilitas energi penting di negara tersebut.

Keberhasilan intersepsi ini mencegah kerusakan yang lebih parah pada infrastruktur pengolahan minyak mentah di negara kerajaan tersebut.

Namun, rentetan insiden ini memberikan sinyal buruk bagi stabilitas harga kebutuhan pokok di seluruh dunia.

Para ahli memperingatkan bahwa masyarakat dunia harus bersiap menghadapi lonjakan harga bahan bakar dalam waktu dekat.

Tekanan ekonomi ini tidak hanya menyerang konsumen rumah tangga, tetapi juga para pelaku usaha di berbagai sektor.

Risiko logistik dan keamanan pengiriman menjadi faktor utama yang membuat harga sulit untuk kembali turun normal.

Meskipun nantinya konflik mereda, pemulihan jalur distribusi diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama bagi eksportir.

Kondisi pasar energi diprediksi akan tetap berada dalam tensi tinggi selama beberapa bulan ke depan secara berkelanjutan.

Dampak kenaikan harga minyak dunia ini belum terlihat berdampak untuk Indonesia. Pemerintah pun meyakinkan belum akan kebijakan kenaikan harga BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya

China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:18 WIB

Bursa Saham AS Berbalik Menguat di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Bursa Saham AS Berbalik Menguat di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:53 WIB

Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?

Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:01 WIB

Terkini

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

×