Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2026 | 10:15 WIB
Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati
Rudal Iran (Tasnimnews)
  • Iran bersiap meratakan kota Israel menggunakan rudal dengan hulu ledak minimal satu ton.

  • Garda Revolusi Iran menolak negosiasi dan menegaskan kendali penuh atas akhir masa peperangan.

  • Rudal hipersonik Iran terbukti mampu menembus sistem pertahanan Iron Dome dan THAAD milik AS.

Suara.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah mencapai level baru setelah militer Iran mengeluarkan ancaman yang sangat serius.

Pemerintah Iran berkomitmen untuk mengintensifkan serangan udara guna menghancurkan kota-kota besar di wilayah Israel secara total.

Target utama dari operasi penghancuran masif ini mencakup pusat pemerintahan dan ekonomi di Tel Aviv.

Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Hossein Majid, memberikan pernyataan tegas terkait perubahan strategi persenjataan mereka.

Hossein Majid mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghentikan penggunaan proyektil dengan daya ledak yang relatif kecil.

Pihak militer kini hanya akan mengerahkan rudal yang membawa hulu ledak dengan berat minimal satu ton.

Langkah ini diambil untuk memastikan dampak kerusakan yang maksimal di wilayah kedaulatan Israel dan sekitarnya.

Seluruh cadangan persenjataan berat milik Teheran kabarnya telah disiapkan untuk melakukan gempuran berskala besar.

Berdasarkan laporan dari Middle East Monitor, Majid menyebut sasaran tembak tidak hanya terbatas pada area domestik Israel.

Fasilitas militer milik Amerika Serikat yang beroperasi di penjuru Timur Tengah juga masuk dalam daftar target.

Sebelumnya, IRGC telah membuktikan kapabilitas mereka melalui peluncuran sejumlah rudal balistik kelas berat yang sangat canggih.

Berbagai jenis senjata mematikan seperti rudal hipersonik Ghadr, Emad, dan Fattah telah dikirim menuju sasaran.

Bahkan rudal jenis Kheibar turut dilibatkan dalam operasi militer bertajuk "Operation True Promise 4" tersebut.

Laporan dari Irib News mencatat bahwa teknologi canggih ini mampu menembus lapisan pertahanan udara yang sangat ketat.

Sistem proteksi canggih seperti Iron Dome hingga teknologi THAAD milik Amerika Serikat gagal membendung laju rudal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!

Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:00 WIB

Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran

Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:51 WIB

22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul

22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:49 WIB

Terkini

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB