Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah

Irwan Febri

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:32 WIB
Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah
Tentara Israel pada Sabtu (28/6/202), mengeluarkan perintah pengusiran terhadap warga Palestina. (ist)
baca 10 detik
  • Empat warga Palestina tewas dalam 24 jam di Tepi Barat akibat bentrokan dengan pemukim Israel.
  • Tiga korban meninggal karena tembakan saat insiden berbeda di Hebron dan dekat Ramallah.
  • Satu korban meninggal karena serangan jantung setelah aparat Israel menembakkan gas air mata di lokasi.

Suara.com - Ketegangan di Tepi Barat kembali meningkat setelah empat warga Palestina dilaporkan tewas dalam kurun waktu 24 jam.

Insiden tersebut terjadi di dua desa berbeda di wilayah yang menjadi pusat konflik berkepanjangan antara warga Palestina dan pemukim Israel.

Tiga korban tewas akibat tembakan yang diduga dilakukan pemukim Israel, sementara satu korban lainnya meninggal setelah mengalami serangan jantung usai aparat Israel menembakkan gas air mata di dekatnya.

Tembakan di Desa Wadi al-Rakhim

Serangan pertama terjadi di desa Wadi al-Rakhim, wilayah selatan Hebron.

Seorang warga Palestina berusia 28 tahun, Amir Shanran, tewas setelah ditembak dari jarak dekat.

Seorang saksi mata, Zakaria Shanran, mengatakan insiden bermula ketika sekelompok pemukim memasuki lahan pertanian warga.

“Mereka datang dengan tongkat dan membawa ternak yang dilepas di ladang kami,” ujarnya dilansir dari Mekomit.il

Ketika warga mencoba mengusir ternak tersebut, situasi berubah menjadi bentrokan.

baca juga

“Begitu mereka tiba dengan kendaraan ATV, salah satu dari mereka mulai menembak. Amir tertembak di leher dari jarak sangat dekat,” kata Zakaria.

Korban Lain Luka Berat

Selain Amir, saudaranya Khaled Shanran juga tertembak di bagian dada dan tangan. Ia segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga menggunakan kendaraan pribadi.

Dokter menyatakan Amir meninggal di tempat, sementara Khaled menjalani operasi dan kini dilaporkan dalam kondisi stabil.

Seorang warga lain, Aziza Shanran (45), juga dilaporkan terluka parah setelah ditabrak kendaraan saat penyerang mengejar warga di sekitar permukiman.

Serangan Kedua di Dekat Ramallah

Beberapa jam kemudian, serangan lain terjadi di pinggiran desa Khirbet Abu Falah, dekat Ramallah. Puluhan pemukim dilaporkan menyerbu desa pada dini hari.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan sekitar 70 hingga 80 orang datang dengan membawa tongkat dan sebagian mengenakan penutup wajah.

“Mereka mulai menembaki warga. Dua orang tertembak di kepala,” ujarnya.

Dua korban yang tewas dalam insiden tersebut adalah Thaer Hamayel (30) dan Farea Hamayel (57). Keduanya meninggal di lokasi kejadian.

Korban Tewas Akibat Gas Air Mata

Sekitar setengah jam setelah penembakan, tentara tiba di lokasi dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Seorang warga lainnya, Mohammad Hassan (55), kemudian mengalami serangan jantung dan meninggal dunia.

Sumber keamanan Israel mengklaim bahwa tembakan yang menewaskan warga dilakukan oleh pemukim, bukan tentara.

Militer Israel juga menyatakan penyelidikan sedang dilakukan terkait insiden tersebut.

Warga: Serangan Semakin Sering Terjadi

Warga setempat menyebut kekerasan di wilayah itu semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Mereka menilai situasi perang di kawasan dimanfaatkan untuk memperluas serangan terhadap desa-desa Palestina.

“Ini bukan serangan pertama, tapi yang paling brutal,” kata seorang warga desa, Abd al-Jalil Khattab.

“Mereka ingin menghancurkan desa dan mengambil alih tanah kami.”

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Abu Janda Diusir Aiman Witjaksono Usai Debat Sengit dengan Feri Amsari Soal Palestina

Momen Abu Janda Diusir Aiman Witjaksono Usai Debat Sengit dengan Feri Amsari Soal Palestina

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:25 WIB

GILA! Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Buat Hancurkan Iran?

GILA! Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing, Buat Hancurkan Iran?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:16 WIB

Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan

Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:14 WIB

Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu

Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:42 WIB

Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:15 WIB

Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!

Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

×