Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Maret 2026 | 14:06 WIB
Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom
Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, secara resmi meminta umat Muslim dan negara-negara tetangga untuk membantu mengidentifikasi posisi militer musuh. (Tasnimnews)
  • Militer Iran meminta warga regional mengungkap lokasi persembunyian tentara AS demi akurasi serangan.

  • Jenderal Shekarchi menuduh AS-Israel menggunakan warga sipil sebagai tameng hidup dalam konflik kawasan.

  • Teheran menjanjikan balasan mematikan atas serangan yang menewaskan warga sipil dan menargetkan ibu kota.

Suara.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah memasuki babak baru setelah pihak militer Teheran mengeluarkan instruksi terbuka yang tidak biasa bagi penduduk muslim umat Islam di kawasan Timur Tengah.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, secara resmi meminta umat Muslim dan negara-negara tetangga untuk membantu mengidentifikasi posisi militer musuh.

Target utama yang dibidik oleh Teheran adalah titik-titik koordinat serta aset tempur milik Amerika Serikat dan Israel yang tersebar di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil dengan dalih untuk mempermudah unit tempur Iran dalam meluncurkan serangan yang jauh lebih presisi dibandingkan sebelumnya.

Shekarchi berpendapat bahwa keterbukaan informasi mengenai lokasi persembunyian musuh akan berimplikasi langsung pada keselamatan warga sipil di sekitar area konflik.

Dalam sebuah pernyataan resmi, sang Jenderal menekankan pentingnya kerja sama masyarakat sipil untuk menghindari jatuhnya korban yang tidak diinginkan.

Beliau menyampaikan pesan yang sangat spesifik kepada seluruh komunitas Muslim agar segera melaporkan keberadaan pasukan asing tersebut kepada pihak Teheran.

“Saya mengimbau umat Muslim di kawasan ini dan negara-negara di kawasan ini untuk menunjukkan kepada kami tempat persembunyian pasukan AS dan Zionis agar mereka sendiri tidak celaka, dan agar kami dapat menyerang mereka dengan lebih akurat," ujar Shekarchi, dikutip dari Jerusalem Post.

Pihak berwenang Iran menilai bahwa kehadiran pangkalan militer asing di tengah pemukiman merupakan bentuk taktik licik yang merugikan masyarakat setempat.

Shekarchi bahkan melontarkan tuduhan serius bahwa Washington dan Tel Aviv sengaja memanfaatkan penduduk lokal sebagai pelindung operasional mereka.

Lebih lanjut, juru bicara tersebut menegaskan bahwa identifikasi lokasi musuh adalah satu-satunya jalan menuju kemerdekaan regional dari pengaruh Barat.

Militer Iran berjanji bahwa dengan hancurnya titik-titik kekuatan asing tersebut, masyarakat tidak lagi harus hidup di bawah bayang-bayang ancaman militer.

"Dengan cara ini, masyarakat di kawasan ini akan aman dari hantaman keras angkatan bersenjata kami, dan kami juga dapat membebaskan masyarakat ini dari Amerika Serikat dan Israel,” tambah Shekarchi.

Ia meyakini bahwa kolaborasi antara warga dan militer Iran akan menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang yang selama ini terganggu.

Selain itu, Shekarchi mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan perlindungan atau bantuan apa pun kepada personel militer Amerika yang bertugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?

Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:03 WIB

Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran

Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:56 WIB

Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz

Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif

Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:10 WIB

Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital

Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:58 WIB

Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!

Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:54 WIB

Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:50 WIB

Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik

Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:43 WIB

BBM Naik, Pramono Optimistis Warga Jakarta Bakal Beralih ke Transportasi Umum

BBM Naik, Pramono Optimistis Warga Jakarta Bakal Beralih ke Transportasi Umum

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:42 WIB

Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Serukan Tangkap Perempuan dan Anak-anak di Lebanon!

Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Serukan Tangkap Perempuan dan Anak-anak di Lebanon!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:31 WIB

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB