Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel

Bangun Santoso

Rabu, 11 Maret 2026 | 19:09 WIB
Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)
baca 10 detik
  • Spekulasi kematian PM Israel muncul setelah media Iran mengklaim Netanyahu tewas akibat serangan rudal terencana pada Selasa (10/3/2026).
  • Ketidakhadiran visual Netanyahu beberapa hari, ditambah peningkatan keamanan ekstrem, memicu teori konspirasi mengenai keselamatannya.
  • Media Israel mengklarifikasi bahwa klaim tersebut adalah disinformasi perang urat saraf dan Netanyahu tetap menjalankan tugas negara seperti biasa.

Suara.com - Spekulasi mengenai tewasnya Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, masih bergulir kencang di jagat maya dan saluran berita internasional.

Isu sensitif ini mulai viral setelah laporan media Iran, Tasnim News Agency, pada Selasa (10/3/2026), membeberkan Netanyahu kena rudal dalam sebuah serangan yang terencana.

Laporan tersebut seketika memicu gelombang reaksi global, mengingat posisi krusial Netanyahu dalam konstelasi politik Timur Tengah yang tengah membara.

Rumor ini semakin kencang, lantaran Netanyahu biasanya aktif di ruang publik dan sangat vokal dalam menyampaikan kebijakan perang maupun diplomasi Israel.

Namun, sosok yang dikenal dominan di media ini mendadak menghilang dari dokumentasi visual selama beberapa hari terakhir.

Ketidakhadiran fisiknya di layar kaca maupun media sosial memicu berbagai teori konspirasi mengenai kondisi kesehatan serta keselamatannya.

Pengamat mencatat tidak adanya unggahan video baru dari Netanyahu selama tiga hari berturut-turut, serta absennya foto terkini dalam empat hari terakhir.

Padahal, pemimpin Israel tersebut dikenal sangat produktif membagikan pesan video harian melalui saluran pribadinya untuk menjaga moral publik dan memberikan instruksi langsung.

Saat ini, pernyataan yang mengatasnamakan dirinya hanya muncul dalam bentuk teks tertulis, yang oleh sebagian pihak dianggap tidak cukup kuat untuk membuktikan bahwa sang Perdana Menteri dalam kondisi baik-baik saja.

baca juga

Kecurigaan publik internasional semakin diperkuat dengan laporan adanya peningkatan pengamanan ekstrem di sekitar kediaman Netanyahu pada 8 Maret guna mengantisipasi serangan drone bunuh diri.

Protokol keamanan tingkat tinggi ini jarang terlihat kecuali dalam situasi ancaman yang sangat nyata dan mendesak.

Kehadiran unit-unit elit di sekitar perimeter kediamannya di Yerusalem memicu spekulasi bahwa telah terjadi sesuatu yang luar biasa di lingkaran dalam kekuasaan.

Selain itu, pembatalan kunjungan mendadak dua tokoh AS, Jared Kushner dan Steve Witkoff, ke Israel kian menambah tanda tanya besar mengenai situasi darurat di lingkaran dalam pemerintahan.

Kushner dan Witkoff, yang dikenal memiliki hubungan sangat dekat dengan elit politik Israel, dijadwalkan melakukan pertemuan penting.

Pembatalan sepihak di saat-saat terakhir ini sering kali menjadi indikator adanya ketidakstabilan domestik atau ancaman keamanan yang tidak memungkinkan adanya kunjungan diplomatik tingkat tinggi.

Menanggapi isu panas tersebut, media Israel The Jerusalem Post (JPost) langsung memberikan klarifikasi untuk menenangkan situasi di dalam negeri maupun pasar global.

Mereka menuding laporan media Iran tersebut sebagai bagian dari perang urat syaraf atau disinformasi yang sengaja disusun secara dramatis tanpa bukti fisik yang valid.

JPost menekankan bahwa narasi kematian pemimpin negara adalah taktik lama dalam peperangan asimetris untuk meruntuhkan mental lawan.

JPost menyebut klaim bahwa Iran telah mengebom lokasi persembunyian Netanyahu, yang konon menewaskan saudaranya, adalah narasi yang tidak berdasar.

Narasi tersebut diduga bersumber dari pernyataan tidak langsung mantan perwira intelijen AS yang disebarkan melalui kanal media Rusia.

Keterlibatan berbagai aktor media dari negara-negara yang memiliki ketegangan diplomatik dengan Israel ini membuat validitas informasi tersebut sangat diragukan oleh para pakar verifikasi fakta.

“Kantor Perdana Menteri menegaskan bahwa Netanyahu tetap menjalankan tugas negara seperti biasa. Beliau tercatat mengunjungi lokasi serangan di Beersheba pada 6 Maret serta melakukan komunikasi diplomatik dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron,” tulis laporan JPost guna meredam kepanikan publik.

Laporan ini mencoba meyakinkan warga bahwa roda pemerintahan tetap berputar dan agenda internasional sang PM masih berjalan sesuai jadwal, meskipun bukti visual terbaru belum dirilis secara masif.

Pemerintah Israel menegaskan bahwa rumor hilangnya Netanyahu bukan kali pertama terjadi selama masa perang.

Dalam sejarah konflik di kawasan tersebut, kabar burung mengenai kematian pemimpin sering kali digunakan sebagai alat propaganda untuk menciptakan kekacauan informasi.

Otoritas keamanan Israel menyatakan bahwa mereka tetap waspada terhadap segala bentuk serangan fisik maupun serangan informasi yang bertujuan mengganggu stabilitas nasional.

Mereka mengimbau publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang bersumber dari afiliasi militer lawan. Memastikan bahwa mesin pemerintahan tetap berjalan stabil di bawah komando sang Perdana Menteri adalah prioritas utama saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS

Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:04 WIB

Bayangan Hitam Iran yang Bikin Israel Gemetar: Mengenal Pasukan NOPO Pengawal Mojtaba Khamenei

Bayangan Hitam Iran yang Bikin Israel Gemetar: Mengenal Pasukan NOPO Pengawal Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:03 WIB

Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel

Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:38 WIB

Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air

Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air

Foto | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:04 WIB

Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel

Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:32 WIB

Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran

Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:59 WIB

Zionis Kiamat! Warga Israel Kocar Kacir Dihujani Rudal

Zionis Kiamat! Warga Israel Kocar Kacir Dihujani Rudal

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×