- IRGC Iran melancarkan Operation True Promise 4 menggunakan rudal Khorramshahr 4 berhulu ledak 2 ton ke pangkalan militer AS.
- Pada Selasa (10/3/2025) malam, Iran menembakkan berbagai rudal strategis sebagai balasan serangan gabungan Israel-AS sebelumnya.
- Satu rudal dilaporkan menembus pertahanan Israel dan jatuh dekat Beit Shemesh, memicu sirene peringatan massal di Yerusalem.
Suara.com - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan eskalasi serangan terbaru mereka dalam Operation True Promise 4.
Unit militer elite tersebut menyatakan telah meluncurkan rudal balistik dengan hulu ledak seberat 2 ton yang ditujukan ke pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Pengumuman ini disiarkan secara langsung melalui televisi pemerintah Iran, menandai fase baru dalam konflik yang semakin memanas.
"Pada fase ke-37 Operasi True Promise 4, kami menyerang posisi AS dengan hulu ledak seberat 2 ton (menggunakan) rudal Khorramshahr 4 yang baru," demikian bunyi pernyataan tersebut dikutip dari News.am.
Pada Selasa (10/3/2025) malam, Iran mengklaim telah melancarkan gelombang serangan rudal skala besar terhadap target-target Israel dan AS di kawasan tersebut.
IRGC merinci bahwa serangan ini melibatkan berbagai jenis rudal strategis, termasuk Fattah, Emad, Kheibar Shekan, Khorramshahr, dan Qadr.
Di waktu yang bersamaan, media-media Israel melaporkan bahwa setidaknya satu rudal berhasil menembus pertahanan udara dan mendarat di wilayah mereka.
Harian Israel Hayom menyebutkan sebuah rudal jatuh di area tak berpenghuni di dekat kota Beit Shemesh, sebelah barat Yerusalem.
Insiden ini memicu kepanikan massal, di mana sirene peringatan rudal meraung-raung di seluruh wilayah Yerusalem dan dataran pantai di Israel tengah.
Baca Juga: Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran
Suara sirene juga terdengar hingga ke wilayah utara setelah terdeteksi adanya peluncuran roket dari Lebanon.
Kepolisian Israel pun langsung mengerahkan tim penjinak bom untuk melakukan pencarian puing-puing proyektil di seluruh distrik Yerusalem.
Eskalasi terbaru ini merupakan balasan dari Teheran atas serangan gabungan yang sebelumnya dilancarkan oleh Israel dan AS ke wilayah Iran.
Serangan balasan Iran tidak hanya menargetkan Israel, tetapi juga negara-negara lain di kawasan Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.