Baca 10 detik
- Anies Baswedan menyampaikan Ramadan tahun ini berbeda karena adanya ketidakpastian global seperti perang dan krisis iklim.
- Anies mengingatkan bahwa Indonesia harus berpegang teguh pada komitmen konstitusional mendukung keadilan global.
- Ia mendorong respons umat Islam terhadap gejolak dunia harus substantif, bukan sekadar tindakan simbolis belaka.
Dalam kesempatan ini, Anies berharap Ramadan kali ini dapat menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmennya terhadap keadilan global. Sekaligus menjaga kewibawaan sebagai bangsa yang selama ini dikenal vokal membela kaum tertindas.
"Semoga bangsa kita tetap teguh di dalam posisinya sebagai penjaga dan pengingat atas hadirnya keadilan untuk semua, bukan sebagai bangsa yang mudah didikte oleh bangsa-bangsa kuat lainnya," pungkasnya.