Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:18 WIB
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah mematangkan persiapan infrastruktur guna menyambut gelombang pemudik pada Lebaran 2026. (Suara.com/Adiiyoga)
baca 10 detik
  • BBPJN Jateng-DIY memastikan 1888,69 kilometer jalan nasional siap untuk arus mudik Lebaran 2026 dengan kemantapan 94,20 persen.
  • Otoritas jalan mengidentifikasi total 46 titik rawan kemacetan/kecelakaan dan 23 titik rawan bencana alam di wilayah tersebut.
  • Seluruh proyek fisik dihentikan sementara, namun penanganan lubang jalan tetap dilakukan; 23 posko pantau telah didirikan.

Suara.com - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah mematangkan persiapan infrastruktur guna menyambut pemudik pada Lebaran 2026.

Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jateng-DIY, Fajar Triawan, mengungkapkan data mendetail mengenai bentang jalan yang siap dilintasi oleh para pengendara.

"Panjang jalan nasional kami 1888,69 kilometer. Terdiri dari 296 ruas," ujar Fajar di Posko Kementerian PU di Klonengan, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).

Otoritas jalan nasional ini memastikan jalur sepanjang ribuan kilometer tersebut kini berada dalam kondisi prima dengan tingkat kemantapan yang mencapai angka signifikan.

"Dengan rata-rata kondisi kemantapan 94,20 persen," kata Fajar.

Fokus pemantauan saat ini diarahkan pada lintasan penghubung yang menjadi urat nadi pergerakan kendaraan dari arah barat menuju selatan Jawa.

"Saat ini, kita posisi di Lintas Penghubung yang kita saat ini berdiri di sini, yaitu penghubung dari Pejagan sampai arah ke Cilacap ataupun ke Purwokerto," jelas Fajar lagi.

Meski kondisi jalan secara umum sudah mantap, tim di lapangan tetap mewaspadai puluhan lokasi yang memiliki risiko tinggi bagi para pengguna jalan.

Pemetaan komprehensif telah dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas yang disebabkan oleh kepadatan kendaraan maupun faktor alam.

baca juga

"Kami juga mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di ruas jalan, sebagaimana sebarannya yaitu terdiri dari total 46 titik," kata dia.

"Kemudian juga kami mengidentifikasi titik rawan bencana pada ruas jalan nasional. Terdiri dari 23 titik rawan bencana di Jawa Tengah, yang terdiri dari 14 titik rawan banjir, kemudian 9 titik rawan longsor," Fajar menambahkan.

Sebagai langkah konkret, seluruh proyek pengerjaan fisik di sepanjang jalur mudik diinstruksikan untuk berhenti beroperasi sementara waktu.

Posko mudik leberan Kemen PU 2026. (Suara.com/Adiyoga)
Posko mudik leberan Kemen PU 2026. (Suara.com/Adiyoga)

Kebijakan ini diambil guna memastikan tidak ada penyempitan jalur akibat aktivitas alat berat yang dapat memicu antrean kendaraan.

"Namun untuk pekerjaan preservasi jalan apabila terdapat lubang jalan, kami tetap lakukan penanganan," tegas Fajar.

Dukungan teknis berupa penyediaan alat penanggulangan darurat atau Disaster Relief Unit (DRU) juga telah disiagakan di berbagai titik strategis.

BBPJN menempatkan unit-unit tanggap darurat tersebut di wilayah Pekalongan, Karangjati hingga Yogyakarta untuk percepatan mitigasi jika terjadi kendala.

Layanan informasi dan pengawasan lapangan pun semakin diperketat dengan pendirian puluhan posko pantau di seluruh penjuru wilayah.

"Dalam rangka dukungan terhadap arus mudik Lebaran, kami juga mendirikan 18 posko yang tersebar di semua ruas jalur jalan nasional. Di lokasi ini, Jawa Tengah, tadi terdiri dari 18 posko. Kemudian di Daerah Istimewa Yogyakarta, kami juga mendirikan 5 posko di sesuai dengan manajemen masing-masing ruas jalan nasional tersebut," pungkas Fajar.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu mengejawantahkan rasa aman bagi jutaan masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman, khususnya yang menjadikan Jawa Tengah dan Yogyakarta sebagai destinasi akhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Semarang Siapkan 7 Armada Bus Angkut Pemudik Asal Semarang di Jakarta

Pemkot Semarang Siapkan 7 Armada Bus Angkut Pemudik Asal Semarang di Jakarta

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:00 WIB

Antisipasi Penumpukan Pemudik, Pemerintah Lakukan Antisipasi Lalin Hingga Terapkan WFA

Antisipasi Penumpukan Pemudik, Pemerintah Lakukan Antisipasi Lalin Hingga Terapkan WFA

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:42 WIB

Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi, Bagaimana Kesiapan Ruas Jalan Tol dan Non Tol?

Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi, Bagaimana Kesiapan Ruas Jalan Tol dan Non Tol?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:41 WIB

DPR Minta Pemerintah Batasi Pemudik Motor yang Membawa Anak dan Istri di Lebaran 2026

DPR Minta Pemerintah Batasi Pemudik Motor yang Membawa Anak dan Istri di Lebaran 2026

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:53 WIB

Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi

Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:59 WIB

Terkini

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:11 WIB

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:06 WIB

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:04 WIB

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:00 WIB

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:41 WIB

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

×