Terbongkar Biang Kerok Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:06 WIB
Terbongkar Biang Kerok Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
Benjamin Netanyahu

Media Iran spekulasi Benjamin Netanyahu tewas berdasarkan absennya video terbaru sang Perdana Menteri.

The Jerusalem Post membantah isu tersebut dan menyebutnya sebagai spekulasi palsu tanpa bukti.

Netanyahu dilaporkan masih beraktivitas di Beersheba dan melakukan komunikasi diplomatik dengan Presiden Perancis.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari media yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran terkait kondisi pemimpin Israel, Benjamin Netanyahu meninggal dunia.

Kantor Berita Tasnim menyebarkan spekulasi mengenai kemungkinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas atau terluka.

Laporan yang dirilis pada Selasa tersebut memicu perdebatan luas mengenai keberadaan sang pemimpin di ruang publik.

Meski demikian pihak media Iran tersebut belum bisa menyodorkan bukti otentik mengenai klaim yang mereka buat.

Narasi mengenai hilangnya Netanyahu tersebut didasarkan pada sejumlah indikator aktivitas yang dianggap janggal belakangan ini.

Salah satu poin yang disoroti adalah absennya rekaman video terbaru dari saluran pribadi milik Benjamin Netanyahu.

Biasanya sang Perdana Menteri sangat aktif mengunggah hingga tiga video dalam satu hari ke media sosial.

Kini tercatat sudah hampir tiga hari tidak ada pembaruan konten visual yang menunjukkan wajah asli pemimpin tersebut.

Selain itu publik juga memperhatikan bahwa foto terbaru sang perdana menteri tidak muncul selama empat hari.

Segala bentuk komunikasi resmi yang dirilis pemerintah saat ini hanya disampaikan melalui pesan dalam bentuk teks.

Situasi semakin memanas setelah adanya laporan mengenai peningkatan drastis pengamanan di sekitar kediaman pribadi milik Netanyahu.

Langkah preventif ini kabarnya dilakukan untuk mengantisipasi adanya potensi serangan drone yang mengarah ke lokasi tersebut.

Dugaan kondisi darurat ini juga dikaitkan dengan penundaan kunjungan sejumlah tokoh penting dari Amerika Serikat.

Jared Kushner dan utusan khusus Steve Witkoff dilaporkan batal terbang ke Israel di tengah situasi yang tidak menentu.

Kejanggalan lain yang disoroti media Iran adalah laporan percakapan telepon dengan Presiden Perancis yang tidak memiliki tanggal.

Menanggapi isu yang beredar luas tersebut media The Jerusalem Post segera memberikan pernyataan klarifikasi yang sangat tegas.

Pihak media Israel menyebut laporan yang dikeluarkan oleh kantor berita Iran tersebut sebagai spekulasi palsu tanpa bukti.

"Berita tersebut tidak menghadirkan bukti adanya serangan terhadap Netanyahu maupun konfirmasi resmi terkait kondisi yang dialaminya," tulis The Jerusalem Post.

Mereka menegaskan bahwa narasi yang dibangun oleh pihak lawan hanyalah bagian dari propaganda tanpa dasar kuat.

Untuk mematahkan rumor tersebut pihak Israel memaparkan sejumlah catatan aktivitas publik yang dilakukan oleh sang Perdana Menteri.

Pada tanggal 6 Maret 2026 tercatat bahwa Netanyahu hadir langsung di lokasi terdampak serangan di wilayah Beersheba.

Satu hari setelahnya yakni pada 7 Maret 2026 kantor Perdana Menteri juga mengeluarkan pernyataan resmi kepada publik.

Laporan kredibel juga menyebutkan adanya komunikasi langsung melalui telepon dengan Presiden Emmanuel Macron pada 5 Maret lalu.

Beberapa analis berpendapat bahwa perubahan jadwal pejabat tinggi adalah hal yang lumrah terjadi di tengah situasi perang.

Ketiadaan unggahan video sering kali menjadi bahan bakar bagi munculnya berbagai teori konspirasi di kalangan masyarakat luas.

The Jerusalem Post mengingatkan bahwa pengetatan keamanan merupakan prosedur standar bagi pejabat senior dalam kondisi konflik yang memanas.

Hal tersebut sama sekali bukan merupakan indikasi kuat bahwa target telah mengalami cedera serius atau bahkan kematian.

Hingga saat ini tidak ada satu pun otoritas internasional yang mampu mengonfirmasi kebenaran klaim dari pihak Iran.

Keadaan di lapangan menunjukkan bahwa roda pemerintahan Israel masih berjalan di bawah arahan instruksi resmi yang ada.

Publik diminta untuk tetap waspada terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi kebenarannya oleh lembaga yang kredibel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam, Komando IDF: Ini Hari-hari Paling Mengerikan untuk Israel

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam, Komando IDF: Ini Hari-hari Paling Mengerikan untuk Israel

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:50 WIB

Gempuran Mematikan Pesawat Tak Berawak Iran Hancurkan Markas Intelijen Israel

Gempuran Mematikan Pesawat Tak Berawak Iran Hancurkan Markas Intelijen Israel

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:49 WIB

Benjamin Netanyahu Ngamuk Mau Bunuh Cucu Nabi Muhammad SAW

Benjamin Netanyahu Ngamuk Mau Bunuh Cucu Nabi Muhammad SAW

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:47 WIB

Terkini

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:40 WIB

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:32 WIB

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:18 WIB

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:08 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB