AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

Bernadette Sariyem | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:08 WIB
AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz
Ilustrasi - Konflik AS-Israel-Iran di selat hormuz picu kenaikan pangan internasional [Suara.com]
  • Menteri Energi AS mengakui militer belum siap mengawal tanker di Selat Hormuz karena fokus pada serangan terhadap Iran.
  • Pengakuan ketidaksiapan ini menyebabkan harga minyak dunia melonjak signifikan, melewati batas psikologis USD100 per barel.
  • Negara anggota IEA melepaskan rekor 400 juta barel cadangan strategis sambil AS melakukan pendekatan pragmatis dengan Rusia.

Suara.com - Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengakui, krisis keamanan di jalur distribusi energi paling vital di dunia, yakni Selat Hormuz, kekinian mencapai titik nadir.

Sebabnya, Chris Wright mengakui militer AS saat ini belum mempunyai kemampuan maupun kesiapan mengawal kapal-kapal tanker minyak melewati selat strategis yang diblokade Iran tersebut.

Alasan di balik ketidaksiapan ini cukup ironis, yakni hampir seluruh aset tempur dan sumber daya militer Pentagon sedang dikerahkan sepenuhnya untuk melancarkan serangan udara dan penghancuran target-target dalam wilayah Iran.

Akibatnya, terjadi kekosongan pengamanan di jalur laut yang melayani seperlima pasokan minyak mentah global tersebut.

Komentar jujur dari Wright ini segera memicu reaksi berantai di pasar komoditas. Harga minyak dunia dilaporkan melonjak melewati angka psikologis USD100 per barel.

Situasi semakin mencekam setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di lepas pantai Irak dilaporkan menewaskan sedikitnya satu orang, mempertegas risiko tinggi bagi pelayaran komersial di kawasan Teluk.

Pengakuan Terbuka dari Pentagon

Presiden Donald Trump sebelumnya telah berulang kali mencoba menenangkan gejolak pasar, dengan menjanjikan pengawalan ketat dari Angkatan Laut AS untuk setiap kapal tanker dan fasilitas reasuransi bagi perusahaan pelayaran.

Namun, hingga detik ini, janji tersebut tetap menjadi komitmen di atas kertas tanpa realisasi di lapangan.

"Ya, pengawalan itu segera terjadi, tapi tidak sekarang. Tentara kami sama sekali belum siap," kata Wright kepada CNBC, dikutip hari Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, prioritas utama Washington saat ini adalah melumpuhkan kekuatan militer Teheran dari akarnya.

"Menghancurkan kemampuan Iran untuk menyerang, itu adalah prioritas aset militer kami saat ini. Kami juga ingin menghancurkan industri manufaktur mereka," kata Wright.

Dia menambahkan, kemungkinan besar pengawalan militer baru akan bisa dilakukan paling cepat pada akhir bulan ini, sebuah jeda waktu yang dianggap terlalu lama oleh para pelaku pasar.

Gangguan Pasokan Terbesar dalam Sejarah

Badan Energi Internasional (IEA) memberikan peringatan keras, gelombang serangan baru Iran terhadap target-target energi di Teluk telah menciptakan gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!

Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:54 WIB

Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban

Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:35 WIB

Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar

Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:51 WIB

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:50 WIB

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:39 WIB

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:35 WIB

Rudal Kiamat Iran Belum Meluncur, Kapal Induk Terbesar Amerika Serikat USS Gerald R Ford Terbakar

Rudal Kiamat Iran Belum Meluncur, Kapal Induk Terbesar Amerika Serikat USS Gerald R Ford Terbakar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:22 WIB

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

Dilarang Trump Ikut Piala Dunia 2026, Timnas Iran Beri Jawaban Balasan yang Menohok

Dilarang Trump Ikut Piala Dunia 2026, Timnas Iran Beri Jawaban Balasan yang Menohok

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:45 WIB

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

News | Senin, 27 April 2026 | 22:24 WIB