AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

Bernadette Sariyem

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:08 WIB
AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz
Ilustrasi - Konflik AS-Israel-Iran di selat hormuz picu kenaikan pangan internasional [Suara.com]
  • Menteri Energi AS mengakui militer belum siap mengawal tanker di Selat Hormuz karena fokus pada serangan terhadap Iran.
  • Pengakuan ketidaksiapan ini menyebabkan harga minyak dunia melonjak signifikan, melewati batas psikologis USD100 per barel.
  • Negara anggota IEA melepaskan rekor 400 juta barel cadangan strategis sambil AS melakukan pendekatan pragmatis dengan Rusia.

Menanggapi situasi darurat ini, negara-negara anggota IEA pada hari Rabu sepakat untuk mengambil langkah ekstrem dengan melepaskan 400 juta barel minyak dari cadangan strategis mereka—sebuah rekor pelepasan cadangan terbesar yang pernah tercatat.

AS sendiri berkomitmen untuk melepaskan 172 juta barel melalui pengaturan pertukaran, yang diproyeksikan akan mengembalikan 200 juta barel ke dalam Cadangan Minyak Strategis (SPR) dalam waktu satu tahun.

Namun, langkah ini dianggap banyak analis hanya sebagai "plester" sementara. Penutupan efektif Selat Hormuz tetap menjadi ancaman eksistensial bagi ekonomi global yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan pelepasan cadangan.

Wright, yang sempat mengadakan pertemuan darurat di Pentagon pada hari Kamis, mencoba mengecilkan kekhawatiran tersebut saat berbicara kepada CNN.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa pasar saat ini sebenarnya memiliki pasokan minyak yang mencukupi dan mengklaim bahwa lonjakan harga saat ini lebih didorong oleh faktor psikologis ketimbang gangguan aliran fisik minyak.

Manuver Pragmatis dengan Rusia

Di tengah ketegangan yang meningkat, muncul dinamika geopolitik baru yang melibatkan Rusia. Amerika Serikat mulai menunjukkan pelunakan sanksi terhadap minyak Rusia di laut, terutama dengan memberikan pengecualian sementara kepada India untuk membeli komoditas tersebut.

Langkah ini diambil semata-mata untuk menjaga stabilitas pasokan energi dunia yang terguncang akibat perang di Iran.

Wright menegaskan bahwa pengecualian ini bukanlah bentuk "pengurangan sanksi" bagi Moskow.

"Rusia tidak mendapatkan pengurangan sanksi. Semua minyak itu adalah minyak di laut yang menunggu untuk dibongkar ke China," tuturnya.

Ia menyebut keputusan ini sebagai "solusi pragmatis" di tengah krisis yang kian tak terkendali.

Yang paling menarik perhatian para pengamat adalah pertemuan antara utusan Presiden Vladimir Putin, Kirill Dmitriev, dengan negosiator AS di Florida.

Ini merupakan komunikasi tingkat tinggi pertama antara Washington dan Moskow sejak agresi terhadap Iran dimulai.

Dmitriev menggambarkan pertemuan tersebut sebagai momen yang "produktif". Dia juga menuturkan, pemerintah AS kini "mulai lebih memahami" betapa krusialnya peran minyak Rusia dalam menjaga keseimbangan energi global saat militer Amerika terjebak dalam perang panjang melawan Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!

Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:54 WIB

Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban

Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:35 WIB

Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar

Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:51 WIB

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:50 WIB

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:39 WIB

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:35 WIB

Rudal Kiamat Iran Belum Meluncur, Kapal Induk Terbesar Amerika Serikat USS Gerald R Ford Terbakar

Rudal Kiamat Iran Belum Meluncur, Kapal Induk Terbesar Amerika Serikat USS Gerald R Ford Terbakar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:22 WIB

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

Dilarang Trump Ikut Piala Dunia 2026, Timnas Iran Beri Jawaban Balasan yang Menohok

Dilarang Trump Ikut Piala Dunia 2026, Timnas Iran Beri Jawaban Balasan yang Menohok

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB