Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:54 WIB
Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!
Presiden AS, Donald Trump. [Tangkap layar X]
  • Spanyol menolak keras ancaman ekonomi Amerika Serikat karena tidak mengizinkan akses pangkalan militer untuk serangan ke Iran.
  • Menteri Luar Negeri Spanyol menegaskan bahwa tekanan finansial tidak akan menggoyahkan kedaulatan negara mereka sebagai sekutu NATO.
  • Penolakan ini didasarkan pada prinsip Spanyol yang menentang operasi militer AS dan Israel yang melanggar hukum internasional.

Suara.com - Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Amerika Serikat kini tengah berada di titik didih. Madrid secara tegas menyatakan tidak akan tunduk pada ancaman ekonomi Washington setelah menolak memberikan akses pangkalan militer mereka untuk menyerang Iran.

Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menegaskan bahwa posisi Spanyol sebagai negara berdaulat tidak bisa digoyahkan dengan tekanan finansial.

"Kami tidak takut apa pun. Mengapa Spanyol harus dikenai tindakan atau tekanan apa pun? Karena menjadi mitra Eropa yang solid? Karena menjadi sekutu NATO yang dapat diandalkan, yang saat ini melindungi wilayah udara negara-negara Baltik? Karena menjadi mitra dagang penting bagi AS?" tegas Albares dalam wawancara eksklusif dengan penyiar publik TVE, Kamis (12/3/2026).

Ancaman Ekonomi vs Solidaritas Uni Eropa

Ketegangan ini bermula saat Presiden AS Donald Trump dilaporkan melayangkan ancaman serius. Jika Madrid tetap bersikeras menutup akses militer, Washington mengisyaratkan bakal memutus hubungan perdagangan—sebuah langkah yang bisa mengguncang stabilitas ekonomi kedua negara.

Namun, Albares mengingatkan Washington bahwa Spanyol tidak berdiri sendirian. Menyerang ekonomi satu anggota Uni Eropa (UE) berarti menantang seluruh blok tersebut.

"Setiap upaya menekan secara ekonomi terhadap satu negara anggota Uni Eropa pada dasarnya memberikan tekanan kepada seluruh pasar tunggal Uni Eropa," tambah Albares, memberi sinyal bahwa Brussels siap pasang badan untuk Madrid.

Tolak Operasi Militer Ilegal

Alasan Spanyol menutup pintu pangkalan militer Rota dan Moron bukan tanpa dasar. Pemerintahan Spanyol secara terbuka menentang rencana serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Menurut Madrid, operasi semacam itu terang-terangan melanggar hukum internasional.

Dengan melarang penggunaan dua pangkalan strategis tersebut, Spanyol secara de facto menghambat logistik tempur AS di kawasan Mediterania. Langkah berani ini menunjukkan bahwa Madrid lebih memilih menegakkan prinsip hukum internasional daripada menjadi "stempel" bagi kebijakan militer sepihak Washington.

Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan keras dari Negeri Matador tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban

Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:35 WIB

Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar

Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:51 WIB

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:50 WIB

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:39 WIB

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB