Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:33 WIB
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Presiden Prabowo Subianto, pada Rabu (11/3/2026) mengatakan krisis global adalah peluang untuk memperkuat Indonesia melalui kekayaan alam. [Antara]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo meminta kajian efisiensi BBM akibat potensi krisis energi global yang dipicu konflik Timur Tengah.
  • Salah satu opsi kajian adalah penerapan WFH dan pengurangan hari kerja seperti contoh kebijakan Pakistan.
  • Langkah antisipatif perlu disiapkan meski ketahanan pangan diklaim telah diamankan oleh pemerintah saat ini.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk mengkaji sejumlah langkah efisiensi BBM apabila terjadi krisis akibat konflik di Timur Tengah. 

Salah satu Langkah yang dipertimbangkan Prabowo ialah penerapan kerja dari rumah atau Work from Home (WFH) dan pengurangan hari kerja.

Menurut dia, perkembangan situasi di kawasan Eropa dan Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga energi dunia, termasuk BBM yang pada akhirnya juga berdampak pada harga pangan.

“Kita menghadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Hal ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” kaya Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Prabowo menyebut pemerintah telah mengamankan sejumlah aspek fundamental, terutama terkait ketahanan pangan. Meski begitu, tambah dia, langkah antisipatif tetap perlu disiapkan untuk menghadapi kemungkinan tekanan pada sektor energi.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menekankan bahwa penghematan konsumsi BBM perlu menjadi perhatian bersama. Prabowo mengingatkan agar Indonesia tidak merasa terlalu aman tanpa melakukan langkah pengendalian dan antisipasi dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

“Tentunya kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif. Artinya, kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tetapi kita juga harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM kita,” tegas Prabowo.

Sebagai perbandingan, dia menyinggung langkah yang diambil beberapa negara dalam menghadapi potensi krisis energi. Misalnya, Pakistan yang menerapkan sejumlah kebijakan penghematan secara ketat.

“Mereka melaksanakan work from home, kerja dari rumah, untuk semua kantor pemerintah maupun swasta. 50 persen bekerja dari rumah, kemudian hari kerja mereka dipotong menjadi hanya empat hari,” ungkap Prabowo.

baca juga

Selain itu, tambah dia, pemerintah Pakistan juga melakukan pengurangan gaji pejabat negara, memotong penggunaan BBM kendaraan pemerintah, dan menghentikan berbagai belanja negara yang dianggap tidak mendesak.

Meski begitu, Prabowo menegaskan bahwa contoh tersebut hanya menjadi bahan kajian bagi pemerintah Indonesia. Nantinya, pemerintah disebut akan membahas berbagai opsi efisiensi bersama para menteri dan kepala lembaga.

lebih lanjut, Prabowo menambahkan pengalaman saat pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa pola kerja dari rumah mampu mengurangi mobilitas, kemacetan, serta konsumsi energi dalam jumlah besar.

“Nah, jadi ini saya minta dibicarakan nanti. Dulu kita atasi COVID, dan kita berhasil. Kita mampu banyak bekerja dari rumah dengan efisien. Artinya, kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” ucap Prabowo.

Untuk itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah mempersiapkan berbagai skenario sebagai langkah antisipasi jika situasi global memburuk.

“Kita tidak panik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Kita tidak boleh tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan paling buruk,” tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH

Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:25 WIB

Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen

Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 22:44 WIB

Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah

Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×