Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:25 WIB
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
Presiden Prabowo Subianto, pada Rabu (11/3/2026) mengatakan krisis global adalah peluang untuk memperkuat Indonesia melalui kekayaan alam. [Antara]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto berencana mengkaji kebijakan negara lain seperti Pakistan dalam menghadapi dampak konflik global.
  • Pakistan menerapkan langkah kritis berupa pemotongan hari kerja, WFH 50 persen, dan pemangkasan gaji pejabat negara.
  • Pemerintah Indonesia berupaya menjaga defisit APBN agar tidak melebar dan mengatasi kebocoran anggaran negara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berencana mengkaji sejumlah kebijakan yang telah diterapkan beberapa negara, seperti Pakistan, dalam menghadapi dampak situasi konflik di Eropa Timur dan Timur Tengah.

Prabowo mencontohkan kebijakan yang kini diterapkan Pakistan. Ia memaparkan langkah-langkah tersebut dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

"Ini langkah Pakistan ya, ini hanya sebagai perbandingan. Jadi mereka menganggap ini sudah kritis, sehingga disebut sebagai critical measures, seolah ini bagi mereka seperti kita dulu waktu Covid," kata Prabowo, Jumat (13/3/2026).

Menurut Prabowo, Pakistan saat ini menerapkan sejumlah kebijakan penghematan, mulai dari pemotongan waktu kerja hingga penerapan kerja dari rumah.

"Mereka melaksanakan WFH atau kerja dari rumah untuk semua kantor pemerintah maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah. Kemudian hari kerja mereka dipotong hanya menjadi empat hari," ujarnya.

Tak hanya itu, Pakistan juga menerapkan pemangkasan gaji bagi para pejabat negara. Dana hasil penghematan tersebut kemudian dialihkan untuk membantu kelompok masyarakat paling rentan.

"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet dan anggota DPR. Semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah," kata Prabowo.

Selain itu, Pakistan juga memangkas pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk seluruh kementerian. Pemerintah setempat mewajibkan 60 persen kendaraan dinas tidak digunakan setiap saat sebagai bagian dari upaya efisiensi.

"Kemudian mereka menghentikan semua belanja AC, belanja kendaraan, belanja mebel dari semua lembaga pemerintahan untuk waktu yang tidak ditentukan," lanjutnya.

baca juga

Dalam menghadapi dampak perang global, Pakistan juga menghentikan seluruh kunjungan dinas ke luar negeri. Pemerintah setempat turut melakukan efisiensi anggaran untuk berbagai kegiatan seremonial seperti acara dan pesta.

"Kemudian semua lembaga pendidikan tinggi mereka pindah ke online, lalu semua sekolah berhenti selama dua minggu, mungkin ini juga terkait menghadapi Idulfitri," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemaparan mengenai kebijakan Pakistan tersebut hanya sebagai contoh. Namun ia membuka kemungkinan untuk mengkaji penerapan kebijakan serupa di Indonesia.

"Ini hanya contoh ya, ini contoh. Maksud saya, dalam beberapa hari ke depan saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan agar kita melakukan penghematan," ujarnya.

Jaga Defisit APBN

Di sisi lain, Prabowo meyakini bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan Indonesia akan menjadi negara yang sangat kuat secara ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen

Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 22:44 WIB

Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah

Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 20:10 WIB

Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan

Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 19:48 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×