- Arus mudik Lebaran 2026 mencatat ratusan ribu penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera hingga H-6.
- Total penumpang yang menyeberang mencapai 287.802 jiwa, meningkat 8,9% dibanding periode Lebaran tahun sebelumnya.
- Pada H-6 Lebaran, lonjakan penumpang sangat drastis yakni mencapai 88.791 orang, naik 44,7% dibandingkan tahun lalu.
Suara.com - Arus mudik Lebaran 2026 mencatatkan kenaikan signifikan pada pergerakan orang dan kendaraan yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa hingga periode H-6 Lebaran, ratusan ribu orang telah memadati tiga titik penyeberangan utama di Provinsi Banten, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.
Peningkatan aktivitas ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman lebih awal.
Berdasarkan data terbaru, tren pergerakan penumpang terus menunjukkan grafik menanjak jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Strategi pemecahan arus melalui tiga pelabuhan berbeda menjadi kunci dalam mengelola kepadatan di jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia ini.
Rekapitulasi Penumpang H-10 hingga H-6
Data akumulatif yang dirilis oleh ASDP menunjukkan pertumbuhan yang konsisten sejak dimulainya periode mudik.
Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa jumlah orang yang telah menyeberang ke Sumatera melalui pelabuhan-pelabuhan di Banten telah melampaui angka 280 ribu jiwa.
"Mulai dari H-10 sampai H-6 tercatat 287.802 orang atau naik 8,9% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 264.174 orang," tulis siaran pers dari ASDP, Senin (16/3/2026).
Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang perorangan, tetapi juga selaras dengan volume kendaraan yang melintas.
Hingga Minggu (15/3/2026), total kendaraan yang telah menyeberang tercatat sebanyak 68.816 unit.
Angka itu mengalami pertumbuhan sebesar 13,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 60.452 unit kendaraan.
Lonjakan Drastis pada H-6 Lebaran
Memasuki H-6 Lebaran, intensitas penyeberangan mencapai titik puncaknya. ASDP mencatat adanya aktivitas operasional yang sangat padat untuk melayani lonjakan pemudik.
Tercatat sebanyak 134 trip kapal beroperasi selama hari Minggu tersebut untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas laut.
Pada H-6 saja, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 88.791 orang. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang sebanyak 61.383 orang, terdapat kenaikan drastis sebesar 44,7 persen.
Lonjakan ini menjadi perhatian khusus bagi otoritas pelabuhan mengingat beban kerja infrastruktur penyeberangan yang meningkat hampir separuh dari kapasitas tahun sebelumnya dalam satu hari yang sama.
Pemisahan jenis kendaraan di pelabuhan yang berbeda terbukti memberikan gambaran data yang spesifik. Pelabuhan Ciwandan, yang difokuskan untuk melayani kendaraan roda dua, mencatatkan rekor kenaikan yang sangat tinggi.
Kendaraan roda dua yang menyeberang dari Ciwandan pada H-6 mencapai 5.996 unit, angka ini melonjak 89,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang hanya 3.161 unit.
Pergerakan Kendaraan Pribadi, Bus, dan Logistik
Sementara itu, Pelabuhan Merak tetap menjadi tumpuan utama bagi pengguna kendaraan roda empat atau mobil pribadi.
Pada H-6, jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang di Pelabuhan Merak mencapai 10.705 unit.
Jumlah ini meningkat 27,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 8.413 unit.
Sektor transportasi umum juga menunjukkan geliat yang luar biasa. Total bus yang menyeberang dari Merak tercatat mencapai 852 unit.
Angka ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 61,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang hanya 527 unit bus.
Untuk sektor logistik, pergerakan truk yang menyeberang melalui Pelabuhan Ciwandan dan BBJ Bojonegara juga tetap stabil dan cenderung meningkat.
Tercatat ada 2.237 unit truk yang menyeberang, atau naik 14,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.958 unit.
Secara keseluruhan, koordinasi di tiga pelabuhan tersebut menjadi faktor penentu kelancaran arus mudik tahun ini. Penumpukan kendaraan di satu titik dapat diminimalisir dengan distribusi beban kerja ke Ciwandan dan Bojonegara.
"Total seluruh kendaraan tercatat 19.790 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-6 atau naik 40,8% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.059 unit," ujarnya.