Trump Desak Bantuan Pengamanan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Ogah Kirim Kapal Militer

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 16 Maret 2026 | 16:42 WIB
Trump Desak Bantuan Pengamanan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Ogah Kirim Kapal Militer
Selat Hormuz (science.nasa.gov)
  • Presiden Trump menyerukan koalisi internasional untuk mengamankan Selat Hormuz, namun Jepang dan Australia menolak mengirimkan armada angkatan laut.
  • Permintaan ini muncul di tengah konflik AS-Israel melawan Iran yang menyebabkan harga minyak Brent naik melampaui $104,50 per barel.
  • Jepang menyatakan konstitusi pasifis membatasi pengiriman kapal pengawal, sementara Australia mengonfirmasi tidak akan menyumbangkan kapal angkatan laut.

Suara.com - Seruan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk membentuk koalisi internasional guna mengamankan Selat Hormuz tampaknya bertepuk sebelah tangan.

Dua sekutu utama AS di kawasan Indo-Pasifik, yakni Jepang dan Australia, mengindikasikan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mengirimkan armada angkatan laut ke jalur perairan vital di Timur Tengah tersebut.

Penolakan halus dari negara-negara sekutu ini muncul di tengah berkecamuknya perang antara koalisi AS-Israel melawan Iran yang kini telah memasuki minggu ketiga.

Kekacauan geopolitik ini terus memicu guncangan hebat di pasar energi global. Pada perdagangan Senin (16/3/2026), harga minyak mentah Brent terpantau meroket lebih dari 1% hingga menembus angka US$ 104,50 per barel.

Bersamaan dengan itu, pasar saham Asia merespons dengan kehati-hatian, ditandai dengan pelemahan indeks regional akibat kekhawatiran ancaman terhadap fasilitas minyak di Timur Tengah.

Menyadari dampak ekonomi yang semakin luas, Trump pada Minggu (15/3/2026) kemarin mendesak negara-negara yang sangat bergantung pada pasokan minyak Teluk untuk ikut memikul tanggung jawab.

Ia meminta mereka turun tangan melindungi Selat Hormuz, rute krusial yang dilewati 20% pasokan energi dunia.

"Saya menuntut agar negara-negara ini datang dan melindungi wilayah mereka sendiri karena itu adalah wilayah mereka," kata Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One dalam penerbangannya dari Florida menuju Washington, dikutip melalui Reuters, Senin (16/3/2026).

"Itu adalah tempat dari mana mereka mendapatkan energi,” tambahnya.

Pemerintahan Trump mengklaim telah melobi tujuh negara yang tidak disebutkan namanya. Melalui unggahan di media sosial pada akhir pekan lalu, Trump juga secara terang-terangan berharap negara-negara seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris mau bergabung dalam koalisi tersebut.

Sekutu AS Menolak Terlibat Langsung

Meski memiliki kedekatan strategis dengan Washington dan mengimpor 95% kebutuhan minyaknya dari Timur Tengah, Jepang menolak untuk serta-merta mengirimkan armada militernya.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, beralasan bahwa langkah negaranya sangat dibatasi oleh konstitusi pasifis yang menentang peperangan.

Kepada parlemen Jepang pada Senin (16/3/2026), Takaichi memberikan penjelasan terkait posisi Tokyo.

"Kami belum membuat keputusan apapun tentang pengiriman kapal pengawal. Kami terus meneliti apa yang dapat dilakukan Jepang secara mandiri dan apa yang dapat dilakukan dalam kerangka hukum," tegas Takaichi.

Sikap serupa juga diambil oleh Australia. Walaupun sangat bergantung pada bahan bakar olahan dari minyak mentah Timur Tengah, Negeri Kangguru tersebut memastikan tidak akan menyumbangkan kapal angkatan lautnya untuk misi pembukaan kembali Selat Hormuz.

Anggota Kabinet Perdana Menteri Anthony Albanese, Catherine King, mengkonfirmasi posisi Australia tersebut dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi pemerintah ABC.

"Kami tahu betapa pentingnya hal itu, tetapi itu bukanlah sesuatu yang diminta dari kami atau yang kami sumbangkan," ujar Catherine King.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz

Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:59 WIB

Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja

Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 15:53 WIB

Trump Gigit Jari: Negara-negara Lain Ogah Bantu Militer AS, NATO Terancam Bubar

Trump Gigit Jari: Negara-negara Lain Ogah Bantu Militer AS, NATO Terancam Bubar

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:28 WIB

Donald Trump Provokasi Negara-negara Arab Rangkulan dengan Israel Serang Iran

Donald Trump Provokasi Negara-negara Arab Rangkulan dengan Israel Serang Iran

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB