Kemenhub Jelaskan Penyebab Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran 2026

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:27 WIB
Kemenhub Jelaskan Penyebab Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran 2026
Ilustrasi tiket pesawat (Pexels)
baca 10 detik
  • Kemenhub menyatakan kenaikan harga tiket Lebaran 2026 disebabkan oleh menipisnya kursi penerbangan langsung.
  • Tiket mahal seringkali merupakan rute tidak langsung dengan banyak transit, seperti contoh Manokwari ke Padang.
  • Kemenhub mengimbau agen perjalanan online agar transparan mengenai ketersediaan dan rute transit tiket.

Suara.com - Kementerian Perhubungan buka suara terkait keluhan masyarakat soal mahalnya harga tiket pesawat jelang Lebaran 2026 yang ramai diperbincangkan di media sosial. Pemerintah menilai lonjakan harga yang terlihat bukan semata karena tarif naik, melainkan akibat ketersediaan kursi yang sudah menipis, terutama untuk rute langsung.

Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Agustinus Budi, menjelaskan bahwa tiket yang masih tersedia di platform online travel agent umumnya merupakan rute tidak langsung dengan beberapa kali transit, sehingga harga menjadi jauh lebih mahal.

“Yang ditawarkan oleh online travel agent itu rute-rute yang kalau secara direct sudah habis. Sehingga dilakukan transit lebih dari satu kali dan itu membuat harganya membengkak,” ujar Agustinus dalam konferensi pera virtual bersama Kemenpar, Selasa (17/3/2026).

Ia mencontohkan rute dari Manokwari ke Padang yang tidak memiliki penerbangan langsung. Penumpang harus transit, biasanya melalui Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir.

“Kalau kita hitung sebenarnya tidak akan lebih dari sekitar Rp8–9 juta. Tapi yang ditawarkan bisa hampir Rp16–17 juta karena transitnya lebih dari satu kali,” jelasnya.

Menurut Agustinus, kondisi ini memicu persepsi keliru di masyarakat yang menganggap harga tiket melonjak drastis. Padahal, yang terjadi adalah keterbatasan tiket langsung serta kombinasi rute transit yang membuat biaya perjalanan meningkat.

Kemenhub pun mengimbau agen perjalanan online untuk lebih transparan dalam menampilkan informasi kepada konsumen, terutama saat tiket untuk rute langsung sudah habis.

“Kalau memang tiketnya sudah tidak ada, sebaiknya disampaikan bahwa tiketnya tidak tersedia, supaya tidak menimbulkan persepsi yang salah,” tegasnya.

Selain itu, Kemenhub juga menemukan praktik yang melanggar aturan, seperti penjualan tiket rute domestik yang justru transit ke luar negeri atau dikenal dengan praktik kabotase.

baca juga

“Masih kami temukan tiket domestik yang harus transit ke luar negeri, padahal itu melanggar. Bahkan ditawarkan oleh maskapai asing,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lonjakan harga juga dipengaruhi oleh ketersediaan kelas penerbangan. Agustinus menyebut, pada banyak kasus, tiket kelas ekonomi sudah habis, sehingga yang tersisa hanya kelas bisnis dengan harga jauh lebih tinggi.

“Ada juga yang kelas bisnis dengan satu kali transit, sehingga harganya bisa di atas Rp15 juta. Ini yang perlu dijelaskan ke masyarakat,” katanya.

Pemerintah berharap seluruh pihak, termasuk maskapai dan agen perjalanan, dapat menjaga transparansi informasi selama periode mudik Lebaran agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Kita sama-sama jaga kondusivitas, supaya tidak terkesan pemerintah tidak punya program,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menjaga Mood saat Macet di Perjalanan Mudik

5 Cara Menjaga Mood saat Macet di Perjalanan Mudik

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:25 WIB

3 Link Daftar Mudik Balik Gratis Lebaran 2026 Tujuan Jabodetabek, Kuota Melimpah

3 Link Daftar Mudik Balik Gratis Lebaran 2026 Tujuan Jabodetabek, Kuota Melimpah

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:20 WIB

500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×