Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara

Bangun Santoso | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:51 WIB
Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara
Proyek Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 di kawasan Ring Road Kronggahan, Sleman, DIY. (Dok: PT Adhi Karya).
  • Pencurian fasilitas keselamatan seperti lampu penerangan proyek Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 di Sleman semakin sering terjadi.
  • Fasilitas lampu vital yang hilang merupakan pengganti PJU eksisting, mengancam keselamatan pengguna jalan saat malam hari.
  • Pelaku memotong kabel bertegangan listrik, menyebabkan kerugian materiil puluhan juta rupiah bagi pihak pengembang proyek.

Suara.com - Aksi pencurian fasilitas keselamatan di area proyek Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 di kawasan Ring Road Kronggahan, Sleman, DIY kian masif. Tak hanya merugikan, aksi ini turut mengancam keamanan pengguna jalan selama masa libur Lebaran.

Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, mengungkapkan fasilitas yang kerap dicuri itu yakni sejumlah lampu penerangan.

"Itu lampu kami itu sudah beberapa kali sering hilang. Mayoritas di Ring Road. Ada dua kali di dalam (area proyek) tapi yang sering terhilang di Ring Road. Dari delapan kali itu mungkin enam kalilah di Ring Road hilang lampu-lampu ini," ujar Agung saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Ia bilang hilangnya lampu-lampu tersebut sangat krusial. Pasalnya sejumlah lampu penerangan yang dipasang itu berfungsi untuk menjamin keamanan pengendara.

Pemasangan lampu-lampu tersebut, kata Agung, merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) untuk menjamin keselamatan pengguna jalan selama pekerjaan proyek dihentikan sementara (close) untuk menunjang kelancaran arus mudik.

Mengingat pula Penerangan Jalan Umum (PJU) eksisting yang berada di tengah Ring Road telah dicabut untuk kepentingan proyek. Sehingga lampu pengganti dari pihak pengembang menjadi satu-satunya sumber cahaya di area tersebut.

"Lampu itu sangat vital bagi safety keamanan pengendara di malam hari," imbuhnya.

Tak hanya menggondol lampu-lampu itu tanpa izin, modus yang dilakukan para oknum tersebut tergolong nekat dan membahayakan. Para pelaku memotong kabel secara langsung saat aliran listrik masih mengalir.

Selain mengakibatkan padamnya lampu, tindakan ini sangat berisiko menyebabkan sengatan listrik bagi pelaku maupun orang di sekitarnya.

"Kadang langsung diputus gitu saja kabelnya. Jadi kan itu masih ada aliran listriknya, itu kan sangat membahayakan," tuturnya.

Pihak pengelola proyek memperkirakan total kerugian materiil akibat hilangnya lampu dan kabel-kabel tersebut mencapai angka puluhan juta rupiah.

"Nilai (kerugian) ya sekitar Rp50 juta. Sementara belum (laporan ke polisi). Kita fokus pengamanan arus mudik dulu," imbuhnya.

Agung mengakui bahwa pengawasan di lapangan memiliki tantangan tersendiri mengingat luasnya area proyek. Meski terdapat petugas jaga malam yang melakukan piket setiap hari, para pencuri kerap memanfaatkan kelengahan petugas di titik-titik yang panjang.

"Ya kan kita juga ada jaga malam, petugas jaga malam tapi kan terbatas, areanya panjang, petugasnya kan dibagi-bagi. Jadi kan ya namanya pencuri pasti istilahnya mencari lengahnya penjaga toh," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dan pihak keamanan di wilayah Sleman maupun DIY untuk ikut memberikan atensi terhadap keamanan fasilitas publik tersebut demi keselamatan bersama di jalan raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan

Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:05 WIB

Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus

Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 11:08 WIB

Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura

Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:55 WIB

Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?

Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 07:00 WIB

Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak

Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 10:49 WIB

Bukan karena Cegah Klitih, Warga Sleman Divonis karena Penganiayaan Bersama

Bukan karena Cegah Klitih, Warga Sleman Divonis karena Penganiayaan Bersama

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:57 WIB

Kapolresta-Eks Kasat Lantas Sleman Segera Disidang Disiplin Terkait Kasus Hogi Minaya

Kapolresta-Eks Kasat Lantas Sleman Segera Disidang Disiplin Terkait Kasus Hogi Minaya

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:48 WIB

Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya

Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:45 WIB

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:36 WIB

Ditipu Sehari Sebelum Mudik, Yunita Tetap Pulang Demi Orang Tua

Ditipu Sehari Sebelum Mudik, Yunita Tetap Pulang Demi Orang Tua

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:19 WIB

Usai Resmi Ditahan KPK, Gus Alex Akan Rayakan Idul Fitri di Rutan

Usai Resmi Ditahan KPK, Gus Alex Akan Rayakan Idul Fitri di Rutan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:11 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Jogja-Solo Diprediksi 18 Maret

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Jogja-Solo Diprediksi 18 Maret

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:06 WIB

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Riau, Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Riau, Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:01 WIB

Siapa Ali Larijani? Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran yang Diklaim Israel Telah Mereka Bunuh

Siapa Ali Larijani? Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran yang Diklaim Israel Telah Mereka Bunuh

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:59 WIB

Polri akan Luncurkan Fitur Lapor Kehilangan dan Kejahatan Lewat Aplikasi Super App

Polri akan Luncurkan Fitur Lapor Kehilangan dan Kejahatan Lewat Aplikasi Super App

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:51 WIB

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:45 WIB