Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:46 WIB
Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu
Pembunuhan Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, oleh serangan Israel dipastikan tidak akan melemahkan struktur politik Teheran. [Independentpersian.com]
  • Pembunuhan Ali Larijani oleh serangan Israel dipastikan tidak akan melemahkan struktur politik Iran yang kokoh dan mapan.
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menjamin sistem politik akan segera menyediakan pengganti tokoh yang gugur.
  • Iran menuduh Amerika-Zionis bertanggung jawab atas konsekuensi konflik yang dimulai oleh Amerika Serikat di kawasan itu.

Suara.com - Pembunuhan Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, oleh serangan Israel dipastikan tidak akan melemahkan struktur politik Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan sistem politik negara itu tetap kokoh meski tokoh pentingnya tewas.

“Republik Islam Iran memiliki struktur politik yang kuat dengan institusi politik, ekonomi, dan sosial yang mapan,” ujar Araghchi dalam wawancara dengan Al Jazeera, Rabu (18/3/2026).

“Kehadiran atau ketiadaan satu individu tidak memengaruhi struktur ini.”

Larijani, 67 tahun, merupakan tokoh dekat almarhum pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei.

Pembunuhannya menandai hilangnya figur senior tertinggi di kepemimpinan Teheran sejak serangan udara awal perang yang dimulai 28 Februari lalu.

Araghchi menekankan, meski kehilangan pemimpin besar seperti Khamenei, sistem politik Iran tetap berjalan.

“Sistem terus bekerja dan segera menyediakan pengganti,” kata dia. “Jika orang lain gugur, hal yang sama akan terjadi.”

Selain Larijani, media Iran juga mengonfirmasi Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani, kepala pasukan Basij, tewas dalam serangan yang disebut sebagai aksi musuh Amerika-Zionis.

Soleimani dikenal sebagai pemimpin penting dalam perlawanan terhadap serangan AS-Israel.

Analis politik senior Al Jazeera, Marwan Bishara, menyoroti praktik Israel yang menargetkan pembunuhan tokoh politik lawan.

“Dalam perang normal, Anda tidak memulai dengan membunuh pemimpin politik, termasuk yang terpilih. Program ini lebih mirip terorisme gangster,” jelas Bishara.

Meski begitu, Bishara menilai struktur Iran tetap kuat. “Pembunuhan satu pemimpin tidak akan membuat sistem runtuh, namun perubahan kuantitatif bisa menimbulkan perubahan kualitatif,” katanya.

Araghchi menegaskan konflik yang meningkat di Teluk dan kawasan sekitarnya bukan pilihan Iran.

“Perang ini bukan perang kami. Amerika memulainya dan bertanggung jawab atas semua konsekuensi, manusia maupun finansial, bagi Iran, kawasan, dan dunia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Spesifikasi Mematikan Rudal Sejjil Milik Iran, Namanya Terinspirasi dari Al Quran

Spesifikasi Mematikan Rudal Sejjil Milik Iran, Namanya Terinspirasi dari Al Quran

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari

Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:47 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:41 WIB

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:35 WIB

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:31 WIB

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:30 WIB

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?

Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan

Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:14 WIB

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB