- Perantau Bangka Belitung di Jakarta mudik gratis merayakan Idul Fitri 2026 menggunakan KRI Semarang-594 TNI AL.
- Program ini memfasilitasi pemudik dengan transportasi laut yang aman, nyaman, serta meringankan beban biaya perjalanan mereka.
- Fasilitator utama program ini adalah sinergi antara TNI AL, Pemprov Bangka Belitung, dan PT Timah Tbk.
Suara.com - Para perantau asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya merasakan kebahagiaan tersendiri saat pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri 2026. Tahun ini, mereka mendapatkan kesempatan unik: mudik gratis menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut.
Salah seorang peserta, Sudirman (50), menyebut pengalaman ini sebagai sesuatu yang pertama dan tak terlupakan. “Ini pengalaman pertama dan tidak terlupakan, karena mudik menggunakan kapal perang,” ujarnya dengan antusias saat tiba di Pangkalpinang, Kamis (19/3).
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI AL, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, dan PT Timah Tbk yang telah memfasilitasi program ini melalui Kapal Perang RI (KRI) Semarang-594.
Program Mudik Gratis ini sangat membantu para perantau yang ingin pulang kampung. Biaya perjalanan yang biasanya cukup besar menjadi lebih ringan berkat adanya fasilitas transportasi gratis yang aman dan nyaman.
Supriyadi (48), peserta lain yang mudik bersama keluarga dari Jakarta, mengungkapkan kegembiraannya.
“Alhamdulillah perjalanan lancar dan kami dilayani dengan baik selama di kapal. Terima kasih kepada Pemprov Babel dan TNI AL yang sudah menyediakan program mudik gratis ini,” kata Supriyadi, dikutip dari ANTARA.
Antusiasme juga terlihat dari generasi muda yang ikut program ini. Mayang Kusmala (19) dan Khadijah Lestari (19) menilai mudik gratis menggunakan KRI menjadi pengalaman berharga sekaligus meringankan beban keluarga.
“Kami sangat mengapresiasi program ini karena sangat membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar keduanya.
Program mudik gratis menggunakan Kapal Perang TNI AL ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, TNI AL, dan BUMN setempat untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat perantau. Selain membantu meringankan biaya, program ini juga memberikan pengalaman unik yang tak bisa didapatkan melalui moda transportasi biasa.