Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi

Bangun Santoso

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:46 WIB
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
Ilustrasi penutupan Tol MBZ. [dok. Suara.com]
baca 10 detik
  • Korlantas Polri menutup sementara Tol MBZ pada Kamis (19/3/2025) karena volume kendaraan dari Jakarta menuju timur meningkat tajam.
  • Penutupan selama 1,5 jam bertujuan mengurai kepadatan di tol layang, yang kemudian dibuka kembali setelah arus mulai terurai.
  • Volume kendaraan mencapai 270 ribu unit hingga Kamis pagi, naik signifikan dari 221 ribu unit pada Selasa (17/3).

Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengambil langkah diskresi dengan menutup sementara ruas tol layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada Kamis (19/3/2025) siang.

Keputusan ini diambil menyusul terjadinya peningkatan volume kendaraan yang signifikan dari arah Jakarta menuju arah timur, yang memicu kepadatan arus lalu lintas di jalur tersebut.

Penutupan tol MBZ dilakukan untuk mengurai penumpukan kendaraan yang terjadi di atas tol layang yang membentang dari Jakarta hingga Cikampek tersebut.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho memberikan penjelasan langsung mengenai situasi di lapangan saat memantau kondisi dari Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat.

Kondisi arus lalu lintas pada periode ini dinilai memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan periode sebelumnya, terutama terkait dengan volume kendaraan yang terus mengalir masuk ke jalur tol utama meskipun skema rekayasa telah dijalankan.

“Tahun ini agak sedikit berbeda karena kami tadi harus menutup MBZ untuk sementara. Karena sudah kami lakukan one way nasional, tetapi puncak arusnya masih tinggi,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, sebagaimana dilansir Antara, Kamis.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh pihak kepolisian di Command Center KM 29, total volume kendaraan yang melintas hingga Kamis pagi telah menyentuh angka 270 ribu unit.

Angka ini menunjukkan adanya tren kenaikan yang sangat tajam dalam waktu singkat di sepanjang jalur utama yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Peningkatan ini terpantau secara real-time melalui sistem monitoring lalu lintas yang terintegrasi di sepanjang jalur tol.

baca juga

Data statistik menunjukkan bahwa jumlah 270 ribu kendaraan tersebut mengalami kenaikan yang cukup drastis jika dibandingkan dengan data pada hari Selasa (17/3).

Pada Selasa tersebut, volume kendaraan tercatat berada di angka 221 ribu unit.

Selisih kenaikan yang mencapai puluhan ribu kendaraan dalam kurun waktu dua hari ini menjadi dasar pertimbangan utama bagi Korlantas Polri untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas tambahan guna mencegah terjadinya kemacetan total di atas tol layang.

Implementasi rekayasa lalu lintas yang dilakukan petugas di lapangan mencakup penutupan akses masuk menuju tol MBZ secara bertahap.

Selama masa penutupan tersebut, para pemudik dan pengguna jalan diarahkan untuk menggunakan jalur tol Jakarta-Cikampek eksisting yang berada di bagian bawah.

Pengalihan arus ini bertujuan untuk membagi beban kendaraan agar tidak terkonsentrasi hanya pada satu jalur layang yang memiliki keterbatasan bahu jalan untuk penanganan darurat.

Setelah dilakukan penutupan dan pengaturan arus selama kurang lebih 1,5 jam, pihak kepolisian mengevaluasi bahwa kepadatan di atas tol MBZ mulai terurai.

Penurunan kepadatan ini memungkinkan petugas untuk membuka kembali akses bagi kendaraan yang ingin melintas di jalur layang tersebut.

Kondisi di jalur bawah tol Jakarta-Cikampek juga dilaporkan tetap bergerak meskipun terjadi pengalihan arus dari jalur atas.

“MBZ tadi kita tutup hampir 1,5 jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai, tentunya kita buka lagi dan alhamdulillah sekarang lancar,” ucapnya.

Situasi lonjakan kendaraan ini sebenarnya sudah mulai terbaca sejak beberapa hari sebelumnya.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola jalan tol layang MBZ mencatat pergerakan kendaraan yang sangat masif meninggalkan wilayah Jakarta.

Pada Selasa (17/3), data internal perusahaan menunjukkan sebanyak 63.275 kendaraan terpantau melintasi Tol MBZ menuju arah Cikampek.

Lonjakan yang terjadi pada Selasa tersebut menjadi indikator awal bagi petugas untuk bersiap menghadapi puncak arus.

Berdasarkan data lalu lintas yang dirilis, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Tol MBZ pada hari itu mengalami peningkatan hingga 200,54 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal harian yang biasanya hanya mencapai 21.054 kendaraan.

Persentase kenaikan yang mencapai dua kali lipat lebih dari kondisi normal ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan arus lalu lintas di salah satu ruas tol tersibuk di Indonesia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB

Kritik PDIP untuk Mudik 2026, Indonesia Disebut Masih Tertinggal Dari China

Kritik PDIP untuk Mudik 2026, Indonesia Disebut Masih Tertinggal Dari China

Video | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:37 WIB

Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap

Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap

Foto | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:00 WIB

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang

Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:28 WIB

Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:16 WIB

Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota

Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:06 WIB

Terkini

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:53 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:51 WIB

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

RUU Pemilu Masuk Babak Baru, DPR Segera Bentuk Panja Tahun Ini

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

PB PORDI dan HGI Gelar Turnamen di Samarinda, Ribuan Atlet Adu Strategi

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 15:50 WIB

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:47 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

×