PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan
Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy usai Salat Id di Jakarta, Jumat (20/3/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Muhadjir Effendy tegaskan perbedaan hari Lebaran bukan bentuk ketidaktaatan pada pemerintah.
  • PP Muhammadiyah imbau masyarakat hargai keberagaman metode penetapan hari raya Idulfitri.
  • Ketaatan warga negara tidak diukur dari keseragaman tanggal pelaksanaan shalat Id.

Suara.com - Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, memberikan tanggapan tegas terkait adanya perbedaan penetapan hari raya Idulfitri di Indonesia.

Ia menekankan bahwa masyarakat seharusnya sudah terbiasa dengan keberagaman metode penentuan hari kemenangan tersebut.

Muhadjir mengingatkan agar perbedaan waktu pelaksanaan shalat Id ini tidak disalahartikan oleh pihak-pihak tertentu sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap negara.

"Yang dimaksud taat kepada pemerintah itu bukan berarti lebarannya harus di tanggal yang sama," ujar Muhadjir saat memberikan keterangan kepada awak media usai melaksanakan shalat Id, Jumat (20/3/2026).

Menurut Muhadjir, ketaatan warga negara kepada pemerintah tidak boleh diukur hanya melalui keseragaman tanggal perayaan hari besar keagamaan.

"Jadi, baik yang merayakan Lebaran hari ini maupun besok, keduanya sama-sama taat kepada pemerintah. Hal ini yang perlu kita tekankan bersama," lanjutnya.

Ia juga menyoroti adanya upaya dari segelintir pihak yang mencoba menyudutkan kelompok tertentu karena perbedaan pilihan hari Lebaran dengan dalih agama maupun kepatuhan.

Muhadjir menegaskan bahwa persoalan ini bukanlah tentang kewajiban untuk selalu seragam demi dianggap patuh.

"Bukan itu urusannya. Ini bukan soal ketaatan yang harus diwujudkan dengan keseragaman waktu pelaksanaan, bukan," tegasnya.

baca juga

Ia meyakini bahwa setiap organisasi maupun pihak memiliki landasan argumen yang kuat dan sah dalam menentukan keputusan terkait penetapan 1 Syawal.

"Masing-masing sudah memiliki argumen yang sama-sama kuat, dan dalam demokrasi serta kebebasan beragama, itu sangat dimungkinkan," pungkas Muhadjir.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan Idulfitri jatuh pada Sabtu (21/3/2026), berdasarkan perhitungan hilal yang dinyatakan belum memenuhi kriteria pada hari ini.

Sementara itu, Muhammadiyah merayakan Idulfitri lebih awal yakni pada hari ini, Jumat (20/3/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

35 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Indonesia Penuh Makna, Siap Bikin Hati Bergetar

35 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Indonesia Penuh Makna, Siap Bikin Hati Bergetar

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:12 WIB

Asal-usul Ketupat Lebaran, Tradisi Khas Idulfitri di Indonesia

Asal-usul Ketupat Lebaran, Tradisi Khas Idulfitri di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×