Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
Masyarakat yang berebut gunungan saat grebeg syawal di depan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Jumat (20/3/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Prosesi Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta, menandai Idulfitri 1447 H, memadati Masjid Gedhe Kauman pada Jumat (20/03/2026).
  • Tradisi tersebut merupakan simbol sedekah raja kepada rakyat berupa lima jenis gunungan hasil bumi dari tanah Mataram.
  • Tahun ini, Grebeg Syawal tidak melibatkan partisipasi gajah dalam iring-iringan serta terdapat penyesuaian jam operasional wisata Keraton.

Suara.com - Ribuan masyarakat lokal dan pemudik memadati kawasan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta untuk menyaksikan prosesi Grebeg Syawal yang digelar Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Jumat (20/03/2026). 

Tradisi tahunan dalam rangka memperingati Idulfitri 1447 H ini menjadi magnet bagi para perantau yang sedang pulang kampung ke Yogyakarta untuk berburu berkah melalui ubarampe gunungan.

Pantauan Suara.com di depan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, masyarakat sudah langsung menyerbu gunungan setelah prosesi selesai dilakukan.

Salah satu pemudik asal Tambun, Bekasi, Endang, mengaku sengaja menyempatkan diri hadir di pelataran Masjid Gedhe setelah melaksanakan salat Idulfitri di rumah mertuanya. 

Ia bersama keluarga hampir selalu pulang ke rumah orang tua sang suami di Yogyakarta setiap tahun. 

"Ini memang mudik dari Bekasi, menyempatkan setelah salat [Idulfitri], lalu ke sini," kata Endang di sela-sela kerumunan warga, Jumat (20/3/2026).

Tak hanya pulang kampung, mereka pun selalu menantikan momen kebudayaan ini sebagai kenang-kenangan mudik yang berkesan.

"Dapet ini sayur-sayuran ya untuk ketahanan pangan. Buat kenang-kenangan kalau tahun ini bisa ke Jogja," tandasnya.

Masyarakat yang berebut gunungan saat grebeg syawal di depan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Jumat (20/3/2026). (Suara.com/Hiskia)
Masyarakat yang berebut gunungan saat grebeg syawal di depan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Jumat (20/3/2026). (Suara.com/Hiskia)

Tradisi ini digelar setelah pelaksanaan salat Idulfitri yang ditandai dengan arak-arakan gunungan dari dalam keraton menuju Masjid Gedhe Kauman.

baca juga

Grebeg ini merupakan simbol sedekah dari Raja kepada rakyatnya sebagai wujud syukur (mangayubagya) dalam merayakan hari kemenangan. 

Tahun ini, ada sebanyak lima jenis gunungan yakni Gunungan Kakung, Estri/Wadon, Gepak, Dharat, dan Pawuhan. Gunungan itu dibagikan ke beberapa lokasi mulai Masjid Gedhe, Pura Pakualaman, Kepatihan, dan Ndalem Mangkubumen.

"Jadi makna Garebeg Sawal secara singkatnya adalah perwujudan rasa syukur (mangayubagya) akan datangnya Idulfitri, yang diwujudkan dengan memberikan rezeki pada masyarakat melalui ubarampe gunungan yang berupa hasil bumi dari tanah Mataram," kata Penghageng II Kawedanan Reksa Suyasa Kraton Jogja KRT Kusumonegoro.

Ditambahkan Penghageng II Kawedanan Kaprajuritan sekaligus Manggala Prajurit Kraton Jogja KPH Notonegoro, ada yang berbeda pada pelaksanaan grebeg syawal tahun ini.

Ia memastikan Keraton Yogyakarta memutuskan untuk tidak lagi menyertakan gajah (Liman) dalam iring-iringan prajurit dan kirab gunungan.

"Mulai Garebeg Sawal Dal 1959 kali ini, Liman (gajah) tidak akan berpartisipasi dalam iring-iringan atau kirab gunungan dan pareden," ujar Notonegoro.

Selama pelaksanaan prosesi peringatan Idulfitri, akan diberlakukan no fly zone di Kawasan Keraton Yogyakarta. Artinya, masyarakat dilarang untuk menerbangkan drone dan sejenisnya dari 0-150 meter dari permukaan tanah (0-492 feet AGL).

Jam Operasional Museum dan Wisata Keraton Yogyakarta

Di sisi lain, berkaitan dengan pelaksanaan peringatan Idulfitri 2026/Dal 1959, terdapat penyesuaian jam operasional museum dan wisata di Keraton Yogyakarta. 

Carik Kawedanan Radya Kartiyasa, Nyi KRT Noorsundari menjelaskan untuk wisata Kedhaton atau bangunan inti Keraton dan juga Tamansari akan ditutup selama dua hari.

"Kedhaton dan Wisata Tamansari akan libur pada Jumat (20/3) dan Sabtu (21/3). Wisata Kedhaton dan Tamansari akan dibuka kembali pada Minggu (22/3) dengan jam operasional 08.30-14.00 WIB untuk Kedhaton dan 08.00-16.30 WIB untuk Tamansari. Spesial di periode libur Idulfitri ini, hari Senin (23/2) wisata Kedhaton akan buka," ucap KRT Noorsundari.

Sementara, untuk Kagungan Dalem Wahanarata, Jalan Rotowijayan, tetap dibuka seperti biasa dengan jam kunjungan pukul 09.00-14.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Tradisi THR Lebaran saat Ekonomi Sulit: Antara Berbagi dan Tuntutan Sosial

Tradisi THR Lebaran saat Ekonomi Sulit: Antara Berbagi dan Tuntutan Sosial

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:55 WIB

Kapan Puasa Syawal 2026 Dimulai? Jangan Sampai Terlewat, Catat Jadwalnya

Kapan Puasa Syawal 2026 Dimulai? Jangan Sampai Terlewat, Catat Jadwalnya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:15 WIB

Terkini

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

×