Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB
Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran
Jet tempur F-35C Lightning IIs saat lepas landas dari kapal induk Carl Vinson, (22/1/2022). [Seaman Larissa T. Dougherty/ U.S. Navy/Times.co.id]
baca 10 detik
  • Jet F-35 Amerika Serikat mengalami kerusakan parah akibat ditembak sistem pertahanan udara Iran.

  • Pakar militer menyebut kegagalan teknologi siluman Amerika disebabkan oleh sistem deteksi inframerah canggih.

  • Iran membuktikan bahwa pesawat canggih tetap memiliki celah melalui modifikasi rudal udara-ke-udara.

Suara.com - Dunia militer internasional diguncang oleh kabar jatuhnya supremasi teknologi udara Amerika Serikat di Teheran Iran.

Kejadian luar biasa ini bermula saat pesawat tempur F-35 milik Washington mengalami kerusakan fatal.

Pesawat generasi kelima tersebut diketahui tengah menjalankan operasi tempur di wilayah udara kedaulatan Iran.

Peristiwa yang terjadi pada hari Kamis tersebut memaksa burung besi AS itu melakukan pendaratan darurat.

Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak berwenang dari militer Amerika Serikat melalui juru bicara mereka.

Kapten Tim Hawkins selaku juru bicara Komando Pusat menyatakan pesawat tersebut mengalami kendala serius saat misi.

Meskipun jet siluman itu rusak berat, Hawkins memastikan bahwa seluruh awak pesawat dalam kondisi selamat.

Pihak militer Amerika Serikat saat ini sedang melakukan investigasi mendalam terkait insiden yang sangat memalukan ini.

Namun hingga kini Amerika belum memberikan penjelasan teknis mengenai penyebab utama kerusakan jet tempur mereka.

baca juga

Keselamatan pilot menjadi prioritas utama bagi CENTCOM dalam merespons kejadian di wilayah konflik tersebut.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim bertanggung jawab atas lumpuhnya pesawat AS.

Pihak IRGC menyatakan bahwa mereka telah melakukan penembakan terhadap jet F-35 pada dini hari.

Serangan tersebut diluncurkan secara presisi tepat pada pukul 02.50 waktu setempat menurut laporan resmi mereka.

Iran bahkan telah membagikan rekaman visual yang menunjukkan deteksi radar terhadap pesawat siluman buatan Lockheed Martin.

Video tersebut memperlihatkan momen dramatis saat sistem pertahanan udara Teheran mengunci dan menyerang sasaran udara.

Keberhasilan Iran ini menjadi tamparan keras bagi teknologi militer Barat yang selama ini diunggulkan.

Ini merupakan momen perdana sejak tahun 2018 di mana pesawat siluman AS mengalami kerusakan tempur.

Bagi Teheran, pencapaian ini adalah rekor pertama mereka dalam menghantam pesawat Amerika sejak akhir Februari.

F-35 sendiri dikenal sebagai jet tempur multiperan yang memiliki kemampuan menghilang dari pantauan radar konvensional.

Material penyerap radar dan desain khusus seharusnya membuat jet ini sulit sekali untuk dideteksi lawan.

Pesawat ini dirancang untuk memiliki penampang radar yang sangat rendah dibandingkan pesawat tempur jenis lainnya.

Tingkat deteksi jet ini diklaim jauh lebih kecil dibandingkan jet Rafale buatan Prancis yang populer.

Kemampuan inilah yang membuat F-35 digunakan oleh puluhan negara sekutu Amerika termasuk pihak Israel.

Namun kecanggihan tersebut ternyata tidak mampu menembus sistem pertahanan pasif yang dikembangkan oleh ilmuwan Iran.

Sistem sensor panas menjadi lubang besar dalam pertahanan jet yang diklaim sebagai kebanggaan teknologi itu.

Yue Gang seorang pakar militer menjelaskan bahwa F-35 kemungkinan besar terdeteksi melalui sistem pelacak inframerah.

Walaupun bisa menipu radar, mesin jet tersebut tetap mengeluarkan panas yang bisa dilacak sensor elektro-optik.

Iran dilaporkan menggunakan sensor pasif yang tidak memancarkan sinyal sehingga tidak bisa dideteksi balik.

"Saya berspekulasi bahwa rudal yang menyerang F-35 kemungkinan adalah rudal udara-ke-udara yang dimodifikasi menggunakan pencari target berbasis inframerah," kata Yue.

Teknologi ini sangat berbahaya karena menyerang secara diam-diam tanpa memberi peringatan pada sistem pesawat.

Iran diduga menggunakan modifikasi rudal R-27T yang mereka peroleh dari Rusia beberapa dekade yang lalu.

Rudal ini memiliki kecepatan luar biasa mencapai Mach 5 yang jauh melampaui kecepatan jet siluman.

Meski teknologinya sudah cukup lama, pemutakhiran pada sistem pemandu panas membuatnya menjadi senjata yang sangat mematikan.

Kelemahan F-35 pada spektrum inframerah berhasil dimanfaatkan secara maksimal oleh operator pertahanan udara di darat.

Hal ini membuktikan bahwa strategi militer asimetris Iran bekerja sangat efektif melawan teknologi super mahal.

Song Zhongping seorang analis militer menegaskan bahwa klaim pesawat tidak terdeteksi hanyalah sebuah mitos belaka.

Ia berpendapat bahwa sistem deteksi elektro-optik yang dimiliki Iran memang sengaja disiapkan untuk target siluman.

AS terjebak dalam rasa percaya diri yang tinggi sehingga gagal mendeteksi bahwa jet mereka diincar.

Seorang sumber dari militer Iran mengungkapkan bahwa mereka menggunakan sistem rahasia yang tidak diketahui Barat.

Selama ini Amerika dan Israel dianggap terlalu meremehkan kemampuan riset teknologi militer mandiri milik Iran.

Teheran justru fokus mengembangkan penangkal jet siluman saat negara lain hanya meniru sistem konvensional lama.

"Penargetan terhadap F-35 Amerika, yang sebelumnya diperkenalkan Amerika Serikat kepada dunia sebagai kebanggaan teknologi militernya, dilakukan menggunakan sistem pertahanan udara Iran," kata sumber yang tak ingin diidentifikasi tersebut.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi pesan peringatan bagi siapa pun yang mencoba melanggar batas wilayah udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

News | Senin, 28 September 2026 | 22:00 WIB

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:52 WIB

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:44 WIB

×