Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
Ilustrasi tentara Amerika Serikat saat ditugaskan dalam misi di Irak. (AFP)
baca 10 detik
  • Joe Kent memperingatkan pengerahan pasukan AS ke Pulau Kharg akan berujung bencana militer.

  • Konflik memanas setelah serangan AS-Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil.

  • Iran mengancam hancurkan infrastruktur energi kawasan jika pembangkit listrik mereka diserang Amerika Serikat.

Suara.com - Wacana pengiriman personel militer tentara Amerika Serikat menuju Pulau Kharg Iran kini memicu perdebatan panas di internal pemerintahan.

Joe Kent selaku mantan Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS memberikan peringatan keras atas rencana strategi tersebut.

Menurut pandangannya, menempatkan pasukan di wilayah tersebut merupakan langkah yang sangat membahayakan keselamatan prajurit.

Ia menilai bahwa keberadaan tentara di pulau itu justru hanya akan memperburuk situasi keamanan nasional.

Kekhawatiran ini muncul seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran di Timur Tengah.

Eks pejabat kontraterorisme tersebut melihat adanya celah besar yang bisa dimanfaatkan oleh pihak lawan.

"Saya hanya berpikir itu akan menjadi bencana," kata Kent dalam sebuah wawancara dengan Washington Post.

Kent memprediksi bahwa posisi geografis pulau tersebut akan menyulitkan posisi pertahanan tentara Amerika Serikat.

Target serangan udara dari pihak Teheran diperkirakan akan sangat mudah menyasar posisi pasukan di sana.

baca juga

"Pada dasarnya, itu akan memberikan Iran sejumlah sandera di sebuah pulau yang dapat mereka bombardir dengan drone dan rudal," tambahnya.

Laporan dari Axios menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump sedang menimbang opsi perebutan paksa Pulau Kharg.

Langkah berani ini diambil untuk menekan Teheran agar segera mengaktifkan kembali jalur pelayaran global.

Blokade di Selat Hormuz memang menjadi isu utama yang ingin diselesaikan oleh pihak Gedung Putih.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent turut memberikan pernyataan terkait kebijakan keras yang sedang disusun tersebut.

Bessent pada Minggu (22/3) mengkonfirmasi bahwa semua opsi tetap terbuka dan tidak mengesampingkan kemungkinan pengiriman pasukan AS ke pulau Iran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:39 WIB

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:32 WIB

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB