Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:41 WIB
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
Bongbong Marcos atau Ferdinand Marcos Jr kini kembali berseteru debgan mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (AFP)
baca 10 detik
  • Filipina menetapkan darurat energi setahun akibat konflik Iran-Israel yang menghambat jalur distribusi minyak.

  • Presiden Marcos Jr menyalurkan subsidi 5.000 peso kepada pekerja transportasi demi atasi kenaikan BBM.

  • Pemerintah Filipina membentuk komite khusus guna mengamankan stok pangan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok.

Suara.com - Pemerintah Filipina secara resmi mengambil langkah drastis dengan mengumumkan status darurat energi di seluruh wilayah negara tersebut.

Keputusan krusial ini diambil langsung oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr sebagai respons atas instabilitas global yang kian memburuk.

Konflik bersenjata antara Iran melawan kekuatan Amerika Serikat dan Israel menjadi pemicu utama gangguan distribusi sumber daya energi.

Kondisi tersebut telah berlangsung selama hampir satu bulan dan mulai memberikan dampak sistemik terhadap ketahanan stok domestik.

Presiden Marcos Jr menegaskan adanya ancaman yang segera terjadi terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi negara saat ini.

Status darurat energi nasional ini direncanakan akan berlaku dalam jangka waktu yang cukup panjang yakni satu tahun.

Langkah preventif tersebut terpaksa ditempuh akibat eskalasi militer di Timur Tengah yang menyentuh titik nadi perdagangan dunia.

Salah satu faktor teknis yang paling krusial adalah terhentinya arus lalu lintas kapal tanker di wilayah Selat Hormuz.

Terblokirnya jalur laut internasional ini secara otomatis mengacaukan mekanisme pasar energi serta jalur rantai pasok global secara masif.

baca juga

Lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional pun tidak terelakkan lagi dan menjadi beban berat bagi ekonomi Filipina.

Fenomena kenaikan harga bahan bakar tersebut dipandang sebagai risiko nyata yang dapat meruntuhkan ketahanan energi nasional dalam sekejap.

Berdasarkan laporan resmi, Presiden Filipina telah menginstruksikan pembentukan komite khusus untuk memitigasi dampak luas dari krisis ini.

Tugas utama komite ini adalah menjamin ketersediaan serta kelancaran distribusi berbagai komoditas vital bagi masyarakat luas di sana.

Fokus pengawasan meliputi stok bahan bakar minyak, pasokan bahan pangan, ketersediaan obat-obatan, hingga berbagai produk hasil pertanian.

Pemerintah berupaya keras agar kebutuhan pokok lainnya tetap bisa diakses oleh masyarakat meskipun tekanan ekonomi dunia kian meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU

Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:25 WIB

BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini

BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:52 WIB

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB