BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 25 Maret 2026 | 09:52 WIB
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
Presiden Prabowo rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang Bogor [Sekretariat Kabinet]
baca 10 detik
  • Pakar UGM desak pemerintah transparan soal wacana WFH satu hari sepekan.
  • Subarsono usulkan perampingan program MBG sebagai alternatif efisiensi anggaran negara.
  • WFH mingguan dinilai berisiko turunkan produktivitas birokrasi dan kualitas pendidikan nasional.

Suara.com - Pakar Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agustinus Subarsono, menyoroti rencana pemerintah untuk menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari per pekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta. Ia mendesak pemerintah agar transparan mengenai alasan mendasar di balik wacana tersebut.

Subarsono mempertanyakan apakah kebijakan ini berkaitan dengan upaya menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat tekanan geopolitik global. Menurutnya, terdapat kontradiksi antara klaim ketahanan energi nasional dengan instruksi merumahkan pegawai.

Jika stok BBM dalam kondisi stabil, maka kebijakan WFH mingguan dinilai menjadi tidak relevan.

"Pemerintah perlu menjelaskan secara jujur mengapa ada kebijakan WFH satu hari per pekan ini," ujar Subarsono, Rabu (25/3/2026).

Ia berpendapat bahwa efisiensi anggaran seharusnya menyasar program-program besar yang menyerap dana jumbo. Subarsono menilai perampingan durasi program unggulan pemerintah saat ini akan jauh lebih berdampak signifikan dibandingkan sekadar merumahkan pegawai satu hari dalam seminggu.

"Sebagai alternatif efisiensi, misalnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan dana sekitar Rp336 triliun setahun dapat dirampingkan dari lima hari menjadi empat hari. Langkah tersebut akan menghemat anggaran dalam jumlah yang sangat besar," ungkapnya.

Dari sisi teknis, ia menekankan bahwa WFH tidak bisa diterapkan secara merata di seluruh instansi. Sektor-sektor strategis seperti keamanan, pertahanan, dan kesehatan tidak mungkin meninggalkan pos fisik mereka. Secara manajerial, ia juga menyoroti pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawasan yang ketat.

Tanpa sistem pemantauan berbasis output atau time tracking yang jelas, WFH berisiko menurunkan produktivitas birokrasi karena lingkungan rumah yang tidak selalu kondusif.

"Mekanisme pengawasan atasan harus jelas melalui SOP yang ditetapkan agar kinerja birokrasi dan pelayanan publik tetap optimal," tuturnya.

baca juga

Dampak pada sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius. Subarsono melihat potensi penurunan kualitas pembelajaran jika durasi sekolah daring ditambah, mengingat keterbatasan interaksi dan kendala infrastruktur digital di lapangan.

"Murid dan mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran yang kurang optimal. Demikian juga guru dan dosen yang tidak memiliki ruang cukup untuk mengelaborasi topik dalam perkuliahan daring," tandasnya.

Sebagai informasi, wacana sekolah daring pasca-libur Lebaran sebelumnya telah dibatalkan oleh pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa pembelajaran daring belum menjadi kebutuhan mendesak bagi siswa saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan

Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:32 WIB

Terkini

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

×