Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

Arief Apriadi

Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:08 WIB
Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam
Ilustrasi militer Israel (Shutterstock).
baca 10 detik
  • Militer Israel dilanda krisis personel yang sangat parah akibat beban peperangan multi-front di Iran, Lebanon, Jalur Gaza, hingga kawasan Tepi Barat.
  • Kepala Staf Eyal Zamir memperingatkan bahwa militer bisa runtuh dari dalam karena tingginya jumlah misi sama sekali tidak sebanding dengan prajurit tersisa.
  • Keputusan pencabutan perpanjangan wajib militer dianggap memperparah krisis di tengah eskalasi konflik mematikan yang telah menelan ribuan korban jiwa.

Suara.com - Kekuatan tempur Militer Israel kini dilaporkan berada di titik nadir akibat krisis personel yang sangat parah.

Kepala Staf Angkatan Darat Eyal Zamir secara terbuka mengakui bahwa institusinya bisa segera hancur jika masalah kekurangan prajurit ini tidak segera teratasi.

Ancaman kolaps ini terjadi tepat ketika mereka sedang disibukkan oleh Serangan AS-Israel terhadap Teheran pasca terbunuhnya Ali Khamenei, yang berbarengan dengan operasi Invasi Darat Lebanon.

Televisi pemerintah KAN melaporkan suasana tegang dalam pertemuan kabinet keamanan yang membahas melemahnya jumlah prajurit aktif di lapangan.

Dalam pertemuan tertutup tersebut, petinggi angkatan bersenjata Israel memberikan peringatan tajam kepada para pejabat pemerintah terkait kondisi darurat ini.

“Jika kita tidak menemukan solusi terhadap krisis personel, tentara akan runtuh.”

Beban militer rezim Zionis saat ini memang terpecah ke dalam berbagai medan pertempuran mematikan yang menguras tenaga dan sumber daya negara.

Mereka menuntut untuk menahan gempuran balasan dari Iran sambil terus memperluas operasi darat yang mematikan di wilayah perbatasan Lebanon.

“Kami membutuhkan lebih banyak personel dan tentara; jika solusi tidak ditemukan, tentara akan runtuh dari dalam.”

baca juga

Kekhawatiran serupa juga disuarakan secara lantang oleh sejumlah pejabat senior militer lainnya yang turut hadir dalam rapat darurat tersebut.

Mereka menyoroti ketimpangan yang semakin mengerikan antara tingginya beban tugas operasi dan ketersediaan jumlah prajurit di lapangan.

“Jumlah misi bertambah sementara jumlah tentara berkurang.”

Selain menghadapi dua front peperangan utama tersebut, pasukan Zionis juga masih harus mempertahankan wilayah pendudukan di sebagian Jalur Gaza.

Mereka juga memikul beban tambahan untuk menjaga keamanan pemukiman-pemukiman baru yang Dibangun secara sepihak di wilayah penduduk Tepi Barat.

Di tengah kebutuhan prajurit tempur yang meroket tajam ini, para pejabat militer justru mengingatkan pemerintah tentang sebuah kebijakan yang dinilai kontradiktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

×