Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Muhammad Yasir

Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB
Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!
Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto (ANTARA/Azmi Samsul M)
baca 10 detik
  • BNN akan melimpahkan berkas kasus Dewi Astutik alias Ratu Sabu ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat paling lambat 1 April 2026.
  • Dewi Astutik diduga merekrut 13 kurir untuk sindikat narkotika internasional menggunakan modus koper berlubang.
  • BNN mengembangkan kasus ini dan bekerja sama internasional untuk mengungkap jaringan yang mengendalikan Dewi.

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan perkembangan terbaru kasus narkoba Dewi Astutik alias Paryatin. Dalam waktu dekat perempuan yang dijuluki Ratu Sabu itu rencananya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyebut penyidik telah mengirimkan SPDP sejak 3 Desember 2025 dan terus berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung RI. Berkas perkara yang sempat dikembalikan melalui P-19 itu kekinian juga telah dilengkapi sesuai petunjuk formil dan materiil.

“Penyidik menunggu ekspose dan petunjuk lebih lanjut JPU guna penerbitan P-21,” kata Suyudi kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

BNN selanjutnya menargetkan tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dilakukan paling lambat 1 April 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa penahanan.

Suyudi mengklaim, tidak ada kendala berarti dalam proses penyidikan karena seluruh unsur pembuktian telah terpenuhi.

Namun, meski berkas perkara hampir rampung, BNN masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Dari hasil pemeriksaan, Dewi diduga berperan sebagai perekrut kurir dalam sindikat narkotika internasional. Ia disebut telah merekrut 13 kurir asal Indonesia untuk mengirimkan narkotika ke sejumlah negara di Asia, Afrika, hingga Amerika Selatan.

Modus yang digunakan adalah menyembunyikan sabu atau heroin di dalam koper dengan dinding palsu. Sejumlah kurir yang direkrut bahkan telah ditangkap di berbagai negara.

Dalam pengakuannya, Dewi menyebut dirinya dikendalikan oleh seorang warga negara Nigeria berinisial DON.

baca juga

BNN mengungkap, DON telah ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat di Meksiko. Sementara dua pihak lain, bernama Yana dan Michael, masih dalam pengejaran melalui kerja sama internasional.

“BNN telah bekerja sama dengan beberapa agensi narkotika internasional untuk melakukan penyelidikan terhadap jaringan yang terafiliasi,” ujar Suyudi.

Momen penangkapan ratu narkoba Dewi Astutik di Kamboja. (Foto dok. BNN)
Momen penangkapan ratu narkoba Dewi Astutik di Kamboja. (Foto dok. BNN)

Kasus 2 Ton Sabu Masih Didalami

Selain itu BNN juga terus mendalami kemungkinan keterlibatan Dewi dalam kasus penyelundupan 2 ton sabu di kapal Sea Dragon.

Petunjuk awal menunjukkan adanya irisan jaringan melalui salah satu kurir yang direkrut Dewi. Namun, penyidik masih membutuhkan alat bukti tambahan untuk memastikan keterkaitan tersebut.

Dewi sendiri sebelumnya ditangkap dalam operasi senyap di Sihanoukville, Kamboja, hasil kerja sama lintas negara antara BNN, aparat Kamboja, serta perwakilan Indonesia di luar negeri.

Ia dikenal sebagai salah satu target utama BNN dalam jaringan narkotika Golden Triangle dan telah menjadi buronan internasional, termasuk oleh otoritas Korea Selatan.

Penangkapan ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk membongkar jaringan narkotika global yang lebih besar, meski proses hukum terhadap tersangka kini sudah memasuki tahap akhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif

Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 21:53 WIB

Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika

Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:44 WIB

Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional

Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:03 WIB

Terkini

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×