Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:53 WIB
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto. [Antara/Azmi Samsul M]
baca 10 detik
  • Konflik kartel Meksiko picu pergeseran jalur distribusi narkotika ke pasar Indonesia.
  • BNN waspadai modus penyelundupan jaringan internasional melalui celah perbatasan maritim.
  • Rantai pasok narkoba global ke Indonesia libatkan jaringan Meksiko hingga Tiongkok.

Suara.com - Konflik antar-kartel narkoba yang tengah berkecamuk di Meksiko berdampak pada pergeseran rantai pasok narkotika global, termasuk ke pasar Indonesia. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menyatakan bahwa dinamika tersebut memaksa jaringan internasional mencari jalur distribusi baru yang lebih aman dan efisien secara ekonomi.

“Konflik kartel narkoba di Meksiko sedikit banyak berpengaruh terhadap rantai pasok narkotika di Indonesia,” ujar Suyudi kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, perubahan peta konflik di Amerika Latin tidak akan menghentikan suplai, melainkan membuat para bandar menyesuaikan strategi mereka.

“Rantai pasok akan tetap mencari alternatif paling ekonomis dan aman untuk menyuplai narkotika ke pasar Indonesia,” tambahnya.

BNN mencatat bahwa suplai narkotika ke Indonesia selama ini didominasi oleh tiga poros jaringan internasional utama: Golden Triangle (Segitiga Emas), Golden Crescent (Bulan Sabit Emas), dan Golden Peacock.

Golden Triangle yang mencakup wilayah Myanmar, Thailand, dan Laos dikenal sebagai pusat produksi metamfetamin terbesar di Asia Tenggara. Sementara itu, Golden Crescent yang meliputi Afghanistan, Iran, dan Pakistan merupakan kawasan utama produksi opium dan heroin dunia.

Adapun Golden Peacock merujuk pada jaringan asal Amerika Selatan, khususnya Brasil dan Meksiko, yang memasok kokain serta metamfetamin.

Lebih lanjut, BNN mengidentifikasi adanya keterkaitan jaringan Kartel Sinaloa dalam peredaran narkotika di Indonesia. Kartel ini memanfaatkan rute internasional yang kompleks, terutama melalui jalur laut. Indonesia, sebagai negara kepulauan, dinilai memiliki banyak celah di perbatasan maritim yang rawan dimanfaatkan sebagai titik penyelundupan.

Selain jalur tikus, para pelaku juga menggunakan pelabuhan dan bandara resmi dengan berbagai modus penyamaran, seperti menyembunyikan narkoba dalam kemasan produk legal atau mengirimnya sebagai bahan baku kimia. BNN menyebut bahwa Narkotika Jenis Baru (New Psychoactive Substances/NPS), serta bahan baku metamfetamin dan fentanil, banyak dipasok dari Meksiko dan Tiongkok.

baca juga

Meski dipasok oleh jaringan internasional, operasional distribusi di dalam negeri tetap melibatkan sindikat lokal.

“Kartel internasional tidak beroperasi langsung di lapangan Indonesia, melainkan bekerja sama dengan sindikat dan jaringan nasional,” jelas Suyudi.

Sepanjang tahun 2024, BNN berhasil membongkar 27 jaringan narkoba, beberapa di antaranya terhubung dengan jaringan Meksiko. Salah satu kasus besar yang diungkap adalah jaringan Gregor Haas, yang diduga memiliki keterkaitan kuat dengan Kartel Sinaloa. BNN memastikan akan terus memperketat pengawasan di jalur laut serta pintu masuk resmi guna mengantisipasi pergeseran rute penyelundupan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko

Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:10 WIB

8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel

8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel

News | Senin, 23 Februari 2026 | 15:05 WIB

Jejak Bandar E dan 'Nyanyian' Kasat: Bagaimana Narkoba Mengakar di Pucuk Pimpinan Polisi Bima Kota?

Jejak Bandar E dan 'Nyanyian' Kasat: Bagaimana Narkoba Mengakar di Pucuk Pimpinan Polisi Bima Kota?

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×