'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

Bella

Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
Udin, teknisi asal Lamongan yang memutuskan untuk berhenti merantu di Jakarta. [Suara.com/Dinda]
baca 10 detik
  • Udin (36), setelah sukses sebagai teknisi elektronik di Jakarta sejak 2008, memutuskan pulang permanen ke Lamongan pada Jumat (27/3/2026).
  • Keputusan pulang dipicu vonis penyakit penumpukan cairan paru-paru dan kesadaran membutuhkan keluarga saat sakit.
  • Udin akan melanjutkan usaha servis elektronik di Lamongan dengan strategi "jemput bola" demi mendampingi putri tunggalnya.

Suara.com - Riuh Stasiun Pasar Senen di malam hari tak pernah benar-benar senyap. Meski gelombang arus mudik mulai melandai, peron dan ruang tunggu masih dipenuhi wajah-wajah letih yang membawa ribuan mimpi ke ibu kota. Namun, di antara kerumunan itu, ada satu pria yang duduk dengan tatapan berbeda.

Mengenakan masker hitam dan jaket berwarna cokelat kekuningan, pria bernama Udin (36) itu berdiri tegak di tengah barang bawaannya. Ia baru saja kembali dari Lamongan, Jawa Timur. Namun, bagi Udin, perjalanan kali ini bukanlah awal dari babak baru di Jakarta, melainkan sebuah salam perpisahan.

"Insyaallah rencana sih sudah nggak balik lagi sih ini. Insyaallah sih rencana terakhir," ujar Udin dengan nada tenang namun tegas kepada suara.com, Jumat (27/3/2026).

Sejak tahun 2008 atau 2009, Udin telah menaruh nasibnya di aspal Jakarta. Berawal dari tangan kosong dan niat belajar secara otodidak, ia sukses menjadi teknisi servis elektronik. Baginya, Jakarta adalah medan tempur yang menjanjikan kemakmuran instan dibanding tanah kelahirannya.

"Yang pasti sih cuan-nya lebih cepet. Cari uangnya lebih cepet," kenangnya saat ditanya alasan memilih Jakarta.

Selama lebih dari satu dekade, ia merasa betah. Hiruk-pikuk penduduk yang padat bagi Udin adalah peluang. Namun, sebuah badai kesehatan mengubah segalanya.

Titik Balik Udin

Februari lalu menjadi bulan yang berat bagi Udin. Ia divonis mengalami penumpukan cairan di paru-paru dan harus menjalani operasi. Di saat kondisi fisiknya melemah, ia menyadari satu hal yang paling menyakitkan dari merantau: tidak ada keluarga yang menjaga saat tubuh tak berdaya.

“Karena masalahnya habis sakit, makanya obatnya ini banyak. Habis operasi… Ada cairannya di paru-paru. Februari kemarin. Makanya daripada entar di sini kasihan nggak ada yang jagain gitu di rumah sakit, makanya di kampung aja," ungkap Udin lirih, sambil sesekali membetulkan posisi kresek putih berisi obat-obatannya yang ia gantung di tas selempang hitamnya.

Saat sakit mendera dan tak bisa bekerja, Udin mengaku dunianya sempat runtuh. "Yang pasti sih ya nggak karuan lah, kacau balau pokoknya, soalnya nggak ada keluarga di sini."

baca juga

Beruntung, ia memiliki BPJS Mandiri yang menanggung seluruh biaya pengobatannya hingga kini ia dinyatakan berangsur pulih. Namun, trauma akan kesendirian itu membekas kuat.

Demi Anak yang Menanti di Kampung

Alasan Udin untuk pulang selamanya bukan hanya karena kesehatan. Ada satu sosok di Lamongan yang menjadi kompas kepulangannya: seorang putri berusia 10 tahun yang kini duduk di bangku kelas 3 SD.

Udin bercerita dengan getir bahwa istrinya telah berpulang pada tahun 2021 lalu. Sejak saat itu, anaknya tumbuh tanpa kasih sayang ibu, dan kini ia tak ingin anaknya kehilangan kehadiran seorang ayah.

"Sebenernya sih betah, cuma anak di kampung kasihan, soalnya nggak ada ibunya juga sih, nggak ada yang jagain," tuturnya. "Pengen deket sama keluarga di kampung aja, kerja di kampung sedapetnya lah insyaallah."

Masa Depan di Lamongan: Strategi 'Jemput Bola'

Meski memutuskan meninggalkan Jakarta, Udin tidak akan meninggalkan keahliannya. Ia berencana tetap membuka jasa servis elektronik di Lamongan. Hanya saja, ia sadar cara kerjanya akan berubah total. Jika di Jakarta pelanggan datang menghampiri, di kampung ia harus lebih progresif.

"Iya servis tetap. Udah banyak channel (bisa langsung terjun ke elektronik, tanpa mencari) sebenarnya. Cuma kan kalau di Lamongan kan kita harus jemput bola. Kita harus nyamperin ke rumahnya. Kalau di Jakarta kan ya kita duduk aja disamperin," jelas Udin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:47 WIB

Merantau di Jakarta: Tutorial Lidah Solo Menaklukkan Soto Manis dan Ayam Geprek Repetitif

Merantau di Jakarta: Tutorial Lidah Solo Menaklukkan Soto Manis dan Ayam Geprek Repetitif

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:43 WIB

Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini

Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini

Bola | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:22 WIB

Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan

Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan

Bola | Rabu, 31 Desember 2025 | 14:17 WIB

Merantau: Jalan Sunyi yang Diam-Diam Menumbuhkan Kita

Merantau: Jalan Sunyi yang Diam-Diam Menumbuhkan Kita

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 19:50 WIB

Teknisi Yamaha Indonesia Kantongi Standar Global di WTGP 2025

Teknisi Yamaha Indonesia Kantongi Standar Global di WTGP 2025

Otomotif | Rabu, 26 November 2025 | 07:44 WIB

Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan

Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan

Bola | Selasa, 18 November 2025 | 22:34 WIB

Alvi Maulana: Tukang Jagal Jadi Pembunuh Mutilasi Kekasih, Punya Ciri Narsistik

Alvi Maulana: Tukang Jagal Jadi Pembunuh Mutilasi Kekasih, Punya Ciri Narsistik

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 14:23 WIB

Rp 18 Miliar Lenyap! 4 Fakta Penipuan Travel Haji di Lamongan: Sudah Jual Sawah Gagal Umrah

Rp 18 Miliar Lenyap! 4 Fakta Penipuan Travel Haji di Lamongan: Sudah Jual Sawah Gagal Umrah

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 22:52 WIB

Siapa Beto Goncalves? Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Kini Terdampar di Liga 2 Indonesia

Siapa Beto Goncalves? Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Kini Terdampar di Liga 2 Indonesia

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 12:14 WIB

Terkini

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:52 WIB

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

×