Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Senin, 30 Maret 2026 | 10:58 WIB
Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban
Ilustrasi pembunuhan, mutilasi (Istimewa)
baca 10 detik
  • Polisi menangkap dua pelaku berinisial DS alias A dan S terkait pembunuhan Abdul Hamid di Bekasi.
  • Korban mutilasi ditemukan di dalam freezer tanpa tangan dan kaki setelah pemilik toko kembali dari kampung.
  • Pelaku diduga mencuri dua motor dan uang tunai Rp500 ribu sebelum atau setelah kejadian pembunuhan tersebut.

Suara.com - Polisi telah menciduk 2 pelaku pembunuhan terhadap Abdul Hamid, seorang penjaga toko ayam, yang dimutilasi dan ditaruh di dalam freezer, Perumahan Mega Regency, Kabupaten Bekasi.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengatakan, kedua pelaku saat ini sudah ditangkap. Diketahui kedua pelaku berinisial DS alias A, dan S

“2 Orang pelakunya sudah kita tangkap. Inisial DS alias A dan S,” kata Abdul Rahim, saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Ia juga mengatakan, jika korban saat dimasukkan ke dalam freezer tanpa tangan dan kaki.

“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil penyelidikan awal, pemilik usaha bernama Elen Saputra dirinya memiliki tiga orang karyawan. Ketiganya tinggal di ruko tersebut.

Dua di antaranya, yakni SMN dan ANC, bertugas melayani pembeli sekaligus memasak ayam. Sementara korban Abdul Hamid bertugas menjaga kios.

"Sebelum kejadian, pemilik usaha bersama keluarganya diketahui pulang kampung ke Cilacap pada Rabu malam, 18 Maret 2026," katanya.

Saat itu, dua karyawannya, SMN dan ANC, juga berencana pulang ke kampung masing-masing. Sementara korban tetap tinggal di ruko karena tidak memiliki keluarga.

baca juga

Namun, situasi berubah mencurigakan saat pemilik kembali ke lokasi dan menemukan jasad di dalam freezer penyimpanan daging ayam. Korban diduga kuat adalah Abdul Hamid, berdasarkan ciri-ciri fisik yang dikenali.

Lebih mencurigakan lagi, dua karyawan lainnya, SMN dan ANC, tidak dapat dihubungi. Nomor telepon keduanya sudah tidak aktif.

Pemilik usaha juga melaporkan adanya barang yang hilang, yakni dua unit sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario, serta uang tunai sebesar Rp500 ribu.

"Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.

Saat ini, aparat telah melakukan serangkaian langkah, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, hingga pengumpulan barang bukti.

Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap secara pasti kronologi serta motif di balik pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Bekasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi

Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:55 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×