Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 30 Maret 2026 | 15:30 WIB
Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial
Komisioner Komnas HAM Saurlin Siagian. [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Komnas HAM menyatakan data pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus antara Polri dan TNI telah sinkron.
  • Polda Metro Jaya dan TNI sepakat mengenai jumlah empat pelaku meskipun terdapat sedikit perbedaan penulisan inisial.
  • Kepolisian masih menyelidiki potensi keterlibatan pihak sipil dalam kasus penyerangan aktivis KontraS tersebut.

Suara.com - Komnas HAM menyebutkan bahwa data pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus yang dimiliki Polri dan TNI sudah sinkron.

Komisioner Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan, pihak Polda Metro Jaya telah menyampaikan jumlah pelaku yang sama dengan yang sebelumnya diungkap TNI, yakni empat orang.

“Saya kira sudah ada kesesuaian juga, pihak PMJ juga sudah menyampaikan empat, jadi tidak ada perbedaan,” kata Saurlin usai memanggil pihak PMJ ke Kantor Komnas HAM di Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).

Sebelumnya Polda Metro Jaya menyoroti dua eksekutor dengan inisial BHC dan MAK diduga sebagai pelaku penyiraman air keras. Sementara Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengungkap empat anggota Denma BAIS TNI berinisial NDP, SL, BHW, dan ES yang dijadikan tersangka.

Perbedaan itu, kata Saurlin, hanya terkait penulisan inisial. Namun setelah dikonfirmasi, inisial tersebut merujuk pada orang yang sama.

“Kami konfirmasi bukan perbedaan signifikan, mereka mengatakan itu orang yang sama kira- kira," ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga disebut telah menyerahkan sejumlah dokumen kepada pihak TNI untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Meski data pelaku mulai mengerucut, satu hal yang masih terbuka adalah kemungkinan keterlibatan pihak sipil. Komnas HAM menyebut hal itu masih dalam pendalaman oleh kepolisian.

“Polda Metro Jaya masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan non-TNI,” ucap Saurlin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Panggil Polda Metro Jaya soal Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM Panggil Polda Metro Jaya soal Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:53 WIB

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:01 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Terkini

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

×