Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Maret 2026 | 09:53 WIB
Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak
Harga BBM (Pertamina)
baca 10 detik
  • Harga BBM nonsubsidi di Indonesia akan mengalami penyesuaian mulai 1 April 2026 mendatang.

  • Australia memotong pajak BBM 50 persen guna meredam dampak kenaikan harga minyak mentah.

  • Konflik Iran dan AS-Israel memicu lonjakan harga Brent hingga US$115,66 per barel.

Berdasarkan penjelasan Albanese, diskon pajak tersebut akan menurunkan harga jual eceran hingga mencapai 26,3 sen Australia per liter.

Nilai tersebut setara dengan penghematan sekitar Rp3.067 per liter jika dihitung dengan asumsi kurs mata uang yang berlaku.

"Kami memahami tekanan biaya bagi masyarakat sangat nyata karena dampak perang di belahan dunia lain terjadi di sini," ujar Albanese.

Konflik bersenjata yang pecah di wilayah jauh terbukti memberikan dampak ekonomi yang sangat nyata hingga ke benua kangguru.

Pemerintah Australia telah menyepakati kerja sama dengan seluruh negara bagian untuk menjamin distribusi pasokan ke wilayah-wilayah terpencil.

Sistem pengamanan energi Australia kini ditetapkan berada pada level dua untuk menjaga keberlangsungan aktivitas transportasi harian negara.

Level tertinggi dalam sistem tersebut hanya akan diaktifkan jika pasokan untuk layanan darurat dan esensial mulai terancam kritis.

"Meskipun prospek pasokan bahan bakar Australia tetap aman dalam jangka pendek, kita juga perlu sangat jelas kepada warga Australia bahwa semakin lama perang ini berlangsung, semakin buruk dampaknya," ujar Albanese.

Risiko gangguan pasokan diprediksi akan semakin tinggi apabila durasi peperangan di Timur Tengah terus berlanjut tanpa kepastian.

baca juga

Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmer, mengungkapkan bahwa subsidi pajak ini menelan anggaran negara sebesar 2,55 miliar dolar Australia.

Anggaran jumbo setara Rp29,74 triliun tersebut merupakan harga yang harus dibayar demi stabilitas daya beli masyarakat domestik.

Situasi pasar minyak dunia memang sangat mencekam sejak meletusnya perang antara Iran melawan serangan Amerika Serikat-Israel.

Konflik yang mulai berkobar pada 28 Februari 2026 itu langsung memutus jalur distribusi energi vital di Selat Hormuz.

Wilayah perairan tersebut sangat penting karena menjadi jalur perlintasan bagi sekitar 20 persen total minyak mentah dunia.

Akibat terhambatnya distribusi, harga minyak jenis Brent mengalami lonjakan hingga 59 persen hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Rekor kenaikan bulanan tercepat sepanjang sejarah ini membuat pelaku pasar energi di seluruh dunia merasa sangat khawatir.

Harga Brent bahkan telah menembus angka US$115,66 per barel saat perdagangan pasar dibuka pada awal pekan ini.

Sebagai antisipasi tambahan, Australia mulai mengucurkan cadangan bensin domestik mereka ke pasar untuk menekan harga eceran yang melambung.

Standar kualitas bahan bakar juga dilonggarkan sementara waktu demi memastikan ketersediaan volume di berbagai stasiun pengisian bahan bakar.

Laporan dari Australian Petroleum Institute menyebutkan harga solar di sana sempat meroket hingga lebih dari 3 dolar Australia.

Meskipun stok bahan bakar Australia mencapai level tertinggi dalam 15 tahun, namun jumlahnya masih di bawah standar internasional.

Rekomendasi dari International Energy Agency menyatakan bahwa sebuah negara idealnya memiliki cadangan energi untuk durasi 90 hari.

Data terbaru menunjukkan Australia hanya memiliki ketahanan stok bensin untuk 39 hari dan solar selama 30 hari saja.

Untuk menjamin pengadaan kargo baru, pemerintah Australia kini memberikan jaminan melalui lembaga kredit khusus ekspor dan keuangan.

Kebijakan ini memungkinkan pembelian bahan bakar di pasar spot tetap bisa dilakukan meskipun harga sedang berada di puncak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Harga BBM Berubah Setiap Tanggal 1? Ini Penjelasannya

Benarkah Harga BBM Berubah Setiap Tanggal 1? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB

LG WashTower 25 Kg Resmi: Mesin Cuci AI Canggih dengan TurboWash dan ThinQ

LG WashTower 25 Kg Resmi: Mesin Cuci AI Canggih dengan TurboWash dan ThinQ

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

×