Iran Tarik Biaya Tambahan Kapal Lewat Selat Hormuz, Teman AS - Israel Haram Melintas

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:45 WIB
Iran Tarik Biaya Tambahan Kapal Lewat Selat Hormuz, Teman AS - Israel Haram Melintas
Selat Hormuz (Suara.com)
baca 10 detik
  • Komite Parlemen Iran setujui tarif tol Selat Hormuz menggunakan mata uang nasional Iran.

  • Kapal asal Amerika Serikat dan Israel dilarang keras melintasi jalur laut Selat Hormuz.

  • Kebijakan tarif tol ini merupakan respons atas sanksi internasional dan konflik militer regional.

"Rancangan undang-undang tersebut juga mencakup pembatasan terhadap kapal yang berhubungan dengan Amerika Serikat dan Israel untuk melintasi selat tersebut," lapor kantor berita Fars.

Pemerintah Iran tampaknya ingin memberikan respons balik yang seimbang terhadap negara-negara yang memberikan tekanan ekonomi.

Dalam draf tersebut terdapat pasal yang melarang akses bagi negara yang terlibat dalam pemberian sanksi sepihak.

Artinya negara mana pun yang mendukung sanksi terhadap Iran berisiko kehilangan hak transit di Selat Hormuz.

Proses legislasi ini masih memerlukan beberapa tahapan birokrasi penting sebelum benar-benar bisa diimplementasikan secara penuh.

Setelah lolos di tingkat komite draf ini akan segera dibawa ke dalam pemungutan suara paripurna di parlemen.

Tahap selanjutnya melibatkan peninjauan mendalam oleh Dewan Garda sebagai otoritas tertinggi dalam verifikasi hukum.

Jika semua tahap terpenuhi maka Presiden Iran akan menandatangani dokumen tersebut untuk sah menjadi undang-undang.

Langkah ini diambil di tengah situasi geopolitik yang masih sangat memanas di kawasan Timur Tengah.

baca juga

Kawasan tersebut sedang berada dalam kondisi waspada tinggi menyusul serangkaian peristiwa militer yang terjadi sebelumnya.

Kondisi keamanan regional mulai berguncang hebat sejak insiden serangan udara gabungan pada akhir Februari lalu.

Tepat pada 28 Februari serangan yang melibatkan kekuatan Israel dan Amerika Serikat menghantam sejumlah titik di Iran.

Operasi militer skala besar tersebut dilaporkan telah merenggut nyawa lebih dari 1.340 orang di berbagai lokasi.

Salah satu korban jiwa yang paling signifikan dalam peristiwa tersebut adalah Pemimpin Tertinggi Iran saat itu Ali Khamenei.

Kejadian ini memicu gelombang amarah dan aksi balasan yang sangat masif dari pihak militer Teheran.

Iran segera meluncurkan operasi udara menggunakan ratusan drone canggih serta rudal balistik jarak menengah.

Target serangan balasan tersebut mencakup wilayah Israel hingga fasilitas militer Amerika yang berada di negara tetangga.

Yordania dan Irak serta beberapa negara di kawasan Teluk ikut merasakan dampak dari pertempuran udara tersebut.

Banyak aset militer strategis milik Amerika Serikat yang menjadi sasaran utama dalam serangan balasan Iran itu.

Dampaknya sangat terasa pada kerusakan berbagai infrastruktur penting di wilayah konflik yang memakan banyak biaya.

Selain kerugian fisik ketegangan ini juga merusak stabilitas pasar komoditas dunia secara sangat signifikan.

Sektor penerbangan sipil menjadi salah satu bidang yang paling terdampak akibat penutupan wilayah udara sementara.

Rute perdagangan internasional melalui jalur laut kini juga terancam oleh adanya rencana penerapan tarif tol ini.

Dunia internasional kini tengah memantau dengan seksama bagaimana perkembangan regulasi Selat Hormuz tersebut ke depannya.

Pengamat ekonomi khawatir kebijakan ini akan memicu kenaikan harga energi dan barang di tingkat konsumen global.

Namun bagi Iran langkah ini adalah bagian dari strategi bertahan sekaligus melakukan tekanan balik secara diplomatis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara

Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:27 WIB

Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran

Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran

Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Kemhan Setop Latsarmil SPPI! Latihan Fisik Dikurangi dan Menembak Dihapus Usai 5 Peserta Tewas

Kemhan Setop Latsarmil SPPI! Latihan Fisik Dikurangi dan Menembak Dihapus Usai 5 Peserta Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:39 WIB

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:09 WIB

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:52 WIB

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

×