BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB
BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal
Ilustrasi antrian SPBU. (Suara.com/Tsabita Aulia)
  • Pemerintah resmi membatalkan kenaikan harga seluruh jenis BBM yang sebelumnya direncanakan berlaku mulai 1 April 2026.
  • Menteri Sekretaris Negara menyatakan keputusan Presiden Prabowo tersebut bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah situasi sulit.
  • PT Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil dan kondisi antrean di sejumlah SPBU kini mulai berangsur normal.

Suara.com - Isu mengenai lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026 yang sempat memicu kepanikan di tengah masyarakat akhirnya terjawab. Pemerintah secara resmi mengumumkan pembatalan rencana kenaikan harga BBM, baik jenis subsidi maupun non-subsidi.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa keputusan untuk menahan harga BBM diambil setelah melalui koordinasi komprehensif antara kementerian terkait dan badan usaha energi nasional.

Dalam keterangannya pada Selasa (31/3/2026), Prasetyo menyebut langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto demi meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Jadi perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden, Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," kata Prasetyo Hadi, dikutip Rabu (1/4/2026).

Ia juga memastikan bahwa tidak akan ada penyesuaian atau kenaikan tarif BBM dalam waktu dekat, sehingga masyarakat diminta untuk tidak panik.

Sejalan dengan keputusan pemerintah, PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa harga seluruh produk BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tidak mengalami perubahan pada awal April ini.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa pihaknya siap menjalankan kebijakan pemerintah guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah krisis energi global.

“Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah krisis energi global,” ujarnya.

Baron menambahkan, saat ini fokus utama Pertamina adalah mengamankan pasokan dan kelancaran distribusi BBM ke seluruh wilayah Indonesia. Ia pun mengimbau masyarakat untuk membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.

“Peran dan dukungan masyarakat sangat diperlukan dengan tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak,” tambahnya.

Kondisi SPBU Perlahan Mulai Kondusif

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (1/4/2026) pagi, situasi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai berangsur normal.

Meski di beberapa titik masih terpantau antrean kendaraan yang cukup panjang, durasi dan volumenya tidak separah hari sebelumnya.

Salah seorang petugas SPBU, Haris, membenarkan adanya penurunan intensitas antrean pasca pengumuman resmi dari pemerintah.

“Pagi ini antrean tetap ada, tapi sudah tidak sepanjang kemarin. Kendaraan tetap ramai, apalagi di jam-jam berangkat kerja biasanya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi saat ini sudah jauh lebih terkendali dibandingkan hari sebelumnya, ketika antrean kendaraan sempat meluber hingga ke jalan raya.

“Kalau dibandingkan kondisi kemarin, sekarang pelan-pelan sudah mulai kembali normal. Masih banyak yang antre, tapi dalam batas wajar seperti biasanya. Tidak sampai memanjang ke luar seperti kemarin,” tambahnya.

Ia menduga kepanikan publik menjadi pemicu utama lonjakan jumlah konsumen sebelumnya.

“Ya, kemarin antrean sempat sangat panjang karena mungkin banyak masyarakat yang takut harga BBM naik. Sekarang tidak jadi naik, jadi jumlah kendaraan yang antre mulai berkurang,” tuturnya.

Disambut Baik oleh Masyarakat

Batalnya kenaikan harga BBM ini langsung disambut gembira oleh masyarakat kelas pekerja, salah satunya Ahmad. Pria yang sehari-hari mengandalkan sepeda motor untuk bekerja ini mengaku sangat terbantu.

"Pas dengar BBM tidak jadi naik, saya sangat senang. Apalagi di situasi sekarang, kalau sampai naik pasti berat sekali, kondisi ekonomi juga lagi tidak baik," ungkap Ahmad.

Dengan rutinitas mobilitas yang mengharuskannya mengisi bensin hingga dua kali dalam seminggu, kenaikan tarif BBM tentu akan sangat membebani pengeluarannya. Ia pun merasa lega karena tidak perlu merogoh kocek lebih dalam.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga BBM 1 April 2026: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Update Harga BBM 1 April 2026: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 10:53 WIB

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:45 WIB

Work From Home bagi ASN: Hemat Energi atau Sekadar Ilusi Efisiensi?

Work From Home bagi ASN: Hemat Energi atau Sekadar Ilusi Efisiensi?

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB