Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 12:12 WIB
Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini
Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
baca 10 detik
  • Donald Trump kecewa berat pada Israel karena menyerang pabrik air sipil milik Iran.

  • Presiden AS berencana menarik seluruh pasukan militer dari Iran dalam waktu tiga minggu.

  • Trump mengeklaim misi nuklir selesai dan rezim Iran telah berganti menjadi lebih moderat.

Suara.com - Ketegangan diplomatik antara Washington dan Tel Aviv mendadak memanas dipicu oleh tindakan militer sepihak Israel.

Laporan terbaru dari Axios mengungkapkan kekecewaan mendalam Presiden AS Donald Trump terhadap keputusan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Fokus kemarahan tersebut tertuju pada operasi militer Israel yang menghancurkan infrastruktur sipil vital di wilayah Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa fasilitas pengolahan air di Pulau Qeshn menjadi sasaran bom.

Trump menilai serangan terhadap sarana desalinasi tersebut telah melampaui batas kewajaran dalam strategi peperangan yang sedang berlangsung.

Seorang pejabat tinggi Amerika Serikat membeberkan bahwa Trump menginginkan adanya keseimbangan aksi reaksi yang lebih terukur.

"Dia ingin memastikan bahwa segala sesuatunya proporsional dalam perang ini. Itulah mengapa dia (Trump) marah ketika Bibi (Netanyahu) menyerang pabrik desalinasi di Iran beberapa minggu yang lalu," kata pejabat itu seperti dikutip oleh Axios.

Insiden ini bermula sejak operasi gabungan skala besar dilancarkan pada tanggal 28 Februari yang lalu.

Kala itu, jet tempur Amerika dan Israel membombardir berbagai titik strategis termasuk pusat kota Teheran secara masif.

baca juga

Gempuran tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan yang parah serta merenggut nyawa penduduk sipil yang tidak berdosa.

Pihak Teheran tidak tinggal diam dan segera melakukan aksi balasan terhadap posisi militer lawan di kawasan.

Drone dan rudal Iran mulai menyasar wilayah kedaulatan Israel serta pangkalan militer milik Amerika Serikat.

Awalnya, alasan serangan "pencegahan" ini diklaim demi menghambat ambisi nuklir yang dikembangkan oleh pihak pemerintah Iran.

Namun, narasi tersebut bergeser dengan cepat menjadi upaya sistematis untuk meruntuhkan kekuasaan politik di negara tersebut.

Data dari pemerintah Iran menunjukkan angka kematian telah menembus 1.340 jiwa akibat rentetan serangan udara tersebut.

Di sisi lain, militer Amerika Serikat juga harus membayar mahal keterlibatan mereka dalam konflik terbuka ini.

Laporan resmi Pentagon mencatat setidaknya ada 13 tentara Amerika yang gugur sejak awal pecahnya peperangan.

Dampak dari ketidakstabilan ini langsung terasa pada sektor ekonomi dunia melalui lonjakan harga energi global.

Aktivitas navigasi kapal tanker di Selat Hormuz menjadi sangat terganggu dan memicu kekhawatiran krisis pasokan minyak.

Prancis dan negara-negara lain kini dipaksa untuk mempertimbangkan langkah mandiri guna mengamankan jalur logistik energi mereka.

Di tengah situasi yang masih panas, Presiden Donald Trump justru memberikan pernyataan mengejutkan mengenai masa depan pasukan.

"Yang harus saya lakukan hanya meninggalkan Iran, dan kami akan segera melakukannya," kata Trump kepada wartawan pada Selasa (31/3).

Beliau memproyeksikan bahwa kehadiran militer Amerika Serikat di tanah Iran akan segera berakhir dalam hitungan hari.

"Kami akan segera pergi," katanya, seraya menambahkan hal itu akan terjadi dalam "mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu."

Trump merasa tanggung jawab pengamanan jalur maritim internasional bukan lagi menjadi beban utama dari pemerintahannya saat ini.

Eksistensi keamanan di jalur Selat Hormuz diharapkan bisa dikelola secara kolektif oleh negara-negara yang berkepentingan langsung.

"Jika Prancis atau negara lain ingin mendapatkan minyak atau gas, mereka akan melalui Selat (Hormuz). Mereka akan mampu membela diri sendiri. Saya pikir itu akan sangat aman, tetapi kami tak ada hubungannya dengan itu," katanya.

Trump menegaskan bahwa misi utamanya untuk menjegal kepemilikan senjata nuklir oleh Iran sudah tuntas dilakukan.

"Mereka tak akan memiliki senjata nuklir. Dan tujuan itu telah tercapai," katanya.

Kekuatan tempur Iran diklaim telah merosot tajam akibat kehancuran infrastruktur pertahanan yang terjadi selama masa konflik.

Bahkan, Trump memprediksi bahwa Iran membutuhkan waktu hingga dua dekade untuk bisa memulihkan kembali taring militernya.

"Jika mereka datang ke meja perundingan, itu bagus. Tetapi tak masalah mereka datang atau tidak, kami telah membuat mereka mundur," ujarnya.

Narasi kemenangan ini semakin diperkuat dengan klaim terjadinya pergeseran kepemimpinan nasional di Teheran secara fundamental.

Kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei disebut sebagai titik balik lahirnya tatanan pemerintahan baru yang berbeda.

"Kami telah menjatuhkan satu rezim, lalu menjatuhkan rezim kedua. Sekarang ada kelompok yang sangat berbeda," katanya.

Trump meyakini bahwa suksesi kepemimpinan saat ini akan membawa arah politik Iran ke jalur yang lebih moderat.

"Menurut saya, mereka jauh lebih moderat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:39 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket

AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:19 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:16 WIB

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

×